BNPB tegaskan warga hanya mengambil makanan
Secara terpisah, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto turut merespons insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi warga di Sibolga bukan perusakan minimarket.
Baca Juga: Viral! Minimarket di Tapanuli Tengah dijarah warga, Kepala BNPB ungkap penyebab utamanya
"Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik," kata Suharyanto dalam konferensi pers di Tapanuli Utara, Minggu, 30 November 2025.
"Itu mereka mengambil bahan makanan. Jadi bukan menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan sebagainya tidak," sambungnya.
Menurutnya, aksi itu terjadi karena warga khawatir pasokan pangan semakin menipis.
"Mereka mengambil bahan makanan karena khawatir. Bahan makanan terbatas dan wilayah tertutup," ujar Suharyanto.
Baca Juga: IFG libatkan 400 mahasiswa bangun kesadaran ESG melalui edukasi keuangan berkelanjutan
Kronologi insiden penjarahan minimarket di Sibolga
Video penjarahan pertama kali diunggah akun Instagram @agus.fadlii pada Sabtu, 29 November 2025. Dalam rekaman terlihat warga yang menjadi korban banjir merangsek masuk ke sebuah minimarket di pinggir jalan.
Unggahan tersebut disertai keterangan “Penjarahan di Sibolga-Tapteng 29/11”.
Warga terlihat mengangkut berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, galon air mineral, dan makanan kemasan.
Hingga saat ini, masyarakat masih menantikan proses distribusi bantuan logistik untuk wilayah yang terdampak bencana banjir-longsor di Sibolga.***
Artikel Terkait
TNI kirim 76.500 ton bantuan untuk Sumut dan Aceh, fokus daerah terisolasi hingga penguatan layanan kesehatan
Tragedi banjir bandang di Kabupaten Agam telan 74 korban jiwa, 2.500 warga mengungsi
Medan tetapkan status tanggap darurat banjir hingga 11 Desember, 1.829 warga mengungsi
Korban bencana Sumatera tembus 303 jiwa, BNPB sebut Sumut paling banyak terdampak
Posko dan RS Darurat sudah berdiri, Kemenkes ingatkan munculnya penyakit pascabanjir Sumatera
Viral! Minimarket di Tapanuli Tengah dijarah warga, Kepala BNPB ungkap penyebab utamanya
Akses darat sulit ditembus, Kepala BNPB ungkap 50 tentara jalan kaki ke daerah terisolir di Tapanuli Utara–Sibolga