TNI kirim 76.500 ton bantuan untuk Sumut dan Aceh, fokus daerah terisolasi hingga penguatan layanan kesehatan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 29 November 2025 | 23:41 WIB
TNI telah mendistribusikan sejumlah bantuan darurat untuk wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumut (Dok. Sekretariat Presiden)
TNI telah mendistribusikan sejumlah bantuan darurat untuk wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumut (Dok. Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID - TNI mempercepat pendistribusian bantuan darurat bagi wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara serta Aceh.

Pangkodau I, Marsda TNI Muzafar, menyampaikan bahwa bantuan yang berangkat dari Posko TNI di Lanud Halim Perdanakusuma telah mencapai puluhan ribu ton dan terus disalurkan melalui operasi udara.

Dalam keterangannya pada Sabtu, 29 November 2025, Muzafar merinci bahwa total bantuan yang diterima mencapai 92.500 ton, dengan 76.500 ton di antaranya sudah dikirimkan ke daerah terdampak seperti Medan, Banda Aceh, SIM (Sultan Iskandar Muda), Padang, Sibolga, dan sejumlah titik lain di Sumatera.

Baca Juga: BNPB ungkap 116 korban meninggal akibat banjir bandang Sumatera, Tapanuli Tengah jadi daerah paling parah

“Kita salurkan melalui pesawat helikopter yang sebanyak 11 yang tadi saya sampaikan,” ujar Marsda TNI Muzafar.

Prioritas untuk daerah terisolasi

Distribusi bantuan dilakukan dengan pola prioritas untuk wilayah-wilayah yang hingga kini masih terputus akibat kerusakan infrastruktur serta cuaca ekstrem.

TNI mengerahkan 11 helikopter lintas matra, dari TNI AD, AL, AU ditambah helikopter milik Basarnas untuk menjangkau daerah yang tidak memungkinkan ditembus melalui jalur darat.

“Daerah terisolir menjadi prioritas utama. Maka dari itu seluruh unsur helikopter yang kita punya, ditambah helikopter Basarnas, kita kerahkan,” kata Muzafar.

Baca Juga: Presiden Prabowo tegaskan bantuan untuk banjir Sumut, Sumbar, dan Aceh terus dikirim, kendala cuaca jadi tantangan utama

Sejumlah rute udara juga dioptimalkan untuk menjangkau titik pengungsian terpencil yang jauh dari fasilitas pemerintah maupun pusat kota.

Jenis bantuan yang dikirim

Selain logistik pangan, TNI juga membawa sejumlah peralatan teknis pendukung pemulihan layanan penting seperti energi dan komunikasi.

“Jenis bantuannya itu yang dari PLN untuk emergency BTS darurat, kemudian bahan-bahan pokok makanan,” jelas Muzafar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X