PBNU menyebut kondisi tersebut sebagai salah satu pemicu perlunya reposisi jabatan agar fungsi administrasi berjalan efektif.
Sejumlah tokoh lain ikut dipindahkan
Rotasi tidak hanya menyasar Gus Ipul. KH Masyhuri Malik digeser dari Ketua PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU.
Baca Juga: DPR usul SIM berlaku seumur hidup, sebut perpanjangan 5 tahunan hanya membebani publik
Kemudian Gudfan Arif tidak lagi menjabat Bendahara Umum dan kini menjadi salah satu Ketua PBNU, sementara posisi bendahara diisi oleh figur baru.
Sedangkan Sumantri yang sebelumnya menjabat sebagai bendahara kini ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum.
PBNU menegaskan bahwa perombakan ini dilakukan untuk menyegarkan struktur harian organisasi di tengah dinamika internal yang menguat.***
Artikel Terkait
PBNU: Muhammadiyah telah menciptakan kemakmuran untuk bangsa
Tanggapan PBNU hingga Baznas tentang penggunaan zakat untuk danai Makan Bergizi Gratis yang jadi pro-kontra
PBNU dan ormas Islam serukan ketertiban publik, Gus Yahya ajak masyarakat tenang di tengah gejolak demo nasional
Kontroversi pemakzulan Gus Yahya: Rapat harian Syuriyah dinilai tak punya kewenangan pecat Ketum PBNU
Gus Yahya lawan balik isu pemecatan: Klaim tetap sah sebagai Ketum PBNU dan tolak mundur
Resmi berhentikan Gus Yahya dari kursi ketum, Rais Aam PBNU disebut akan ambil alih kekosongan jabatan
Audit internal PBNU 2022 ungkap dugaan TPPU Rp100 miliar, masuk pertimbangan pemecatan Gus Yahya