Pemerintah daerah bersama Basarnas, TNI, dan Polri kini fokus melakukan evakuasi, menyediakan dapur umum, serta membuka layanan kesehatan darurat bagi warga terdampak.
Evakuasi dan distribusi logistik terkendala cuaca
Proses evakuasi berlangsung lambat karena medan licin, lumpur tebal, dan hujan yang belum mereda.
Sejumlah desa hanya dapat ditembus menggunakan perahu karet akibat tingginya genangan.
Pemerintah daerah mengimbau warga di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika kondisi memburuk.
Prioritas saat ini adalah membuka akses jalan, memperbaiki jaringan komunikasi, dan mempercepat penyaluran bantuan.
Situasi di Tapanuli Tengah masih dinyatakan kritis dan masyarakat menunggu percepatan penanganan dari berbagai pihak.***
Artikel Terkait
Fakta longsor Cilacap: 16 Rumah tertimbun, 2 warga tewas, 21 masih hilang
Hari ke-4 pencarian longsor Cilacap: 1 Korban ditemukan, 11 orang diduga masih tertimbun material
BNPB–BMKG siapkan rekayasa cuaca, evakuasi longsor cilacap dikebut
Detik-detik longsor Banjarnegara: Warga berlarian, BPBD ungkap kondisi terkini
7 Korban longsor Cilacap masih hilang, BNPB: Relokasi dipercepat dan TNI-Polri siap bangun hunian sementara
Longsor Majenang: Total 18 korban tewas, SAR fokus cari 5 korban di hari terakhir operasi
Longsor Banjarnegara: 10 Korban tewas, 18 masih hilang, evakuasi terkendala longsoran susulan