GENMILENIAL.ID — Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Partai Demokrat, H. Anharudin menegaskan bahwa investor dan perusahaan yang beroperasi di Subang wajib memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal.
Hal itu ia sampaikan saat menggelar reses Masa Persidangan 1 Tahun 2025 di Aula Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, pada Senin 24 November 2025.
Reses ini berlangsung bersamaan dengan agenda anggota DPRD Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, dan dihadiri sekitar 120 warga, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintahan desa.
Warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari persoalan tenaga kerja, akses jalan, pos ronda, fasilitas pendidikan, pembinaan UMKM hingga kondisi Balai Musyawarah.
Tekan investor hormati aturan ketenagakerjaan Subang
Menanggapi aspirasi warga, terutama terkait minimnya serapan tenaga kerja lokal di wilayah industri Cipeundeuy, H. Anharudin menegaskan sikap tegasnya kepada para investor.
“Sebelum reses, saya sudah menyampaikan kepada instansi terkait, jangan sampai masyarakat kita itu nganggur. Para investor yang datang ke Subang harus menghormati warga lokal,” kata Anharudin.
Ia juga menyoroti proses penyusunan Perda Ketenagakerjaan di DPRD Subang yang nantinya diharapkan menjadi pegangan wajib bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.
“Para investor harus menghormati produk aturan yang sudah ada di Kabupaten Subang. Sebelum membangun dan berinvestasi, salah satunya wajib menyerap tenaga kerja di Kabupaten Subang,” tegasnya.
Keluhan warga: Rekrutmen dinilai tidak adil
Permasalahan tenaga kerja kembali mengemuka setelah Ketua RT 04 Desa Wantilan, Ujang Karsita, menyampaikan keluhan warganya terkait syarat tinggi badan dalam proses rekrutmen pabrik.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Subang usulkan nama jalan Eyang Martayuda dan Bupati Danta Ganda Wikarma
DPRD Subang sahkan Propemperda 2026: 10 Raperda prioritas resmi masuk pembahasan
Reses DPRD Subang dimulai: 49 Anggota kembali ke Dapil, fokus dengarkan aspirasi warga
Dekranasda Subang dorong serat daun nanas jadi identitas baru UMKM lokal
92 Km jalan dibangun, hibah dipangkas: Kang Rey ungkap alasan ada pihak yang sebut 'Subang gelap'
Anggota DPRD Subang Hj. Evi Nur’afiah serap aspirasi warga Dangdeur: Jalan makam, drainase, UMKM hingga Posyandu jadi sorotan
Reses DPRD Jabar: Zulkifly Chaniago serap keluhan warga Wantilan soal rekrutmen pabrik hingga jalan rusak