Komisi Reformasi Polri disorot: Pengamat sebut keterlibatan petinggi Polri picu kesan reformasi setengah hati

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 21 November 2025 | 12:25 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan petinggi Polri tergabung dalam Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan petinggi Polri tergabung dalam Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Ia menilai langkah itu membuat proses reformasi terkesan tidak dilakukan secara penuh.

Baca Juga: KUHAP baru tuai polemik: Frasa ‘keadaan mendesak’ dipersoalkan, Ferry Irwandi sarankan judicial review ke MK

“Kondisi ini jadi kayak ada reformasi setengah hati,” kata Sri Radjasa.

Soroti dugaan intervensi di audiensi ijazah Jokowi

Sri Radjasa juga menyinggung peristiwa walk out Roy Suryo cs saat audiensi di STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada 19 November 2025.

Menurutnya, para petinggi Polri yang duduk dalam komisi reformasi turut memengaruhi keputusan Jimly Asshiddiqie dalam forum tersebut.

“Kelihatan sekali ada intervensi para petinggi Polri kepada Jimly untuk tidak menghadirkan Roy Suryo cs dengan alasan status tersangka,” tegasnya.

Baca Juga: Longsor Banjarnegara: 10 Korban tewas, 18 masih hilang, evakuasi terkendala longsoran susulan

Ia menyebutkan nama Tito Karnavian dan Listyo Sigit sebagai figur yang menurutnya memiliki pengaruh besar dalam dinamika audiensi tersebut.

“Ini ada tekanan. Terutama di situ ada Tito, Sigit juga ada. Jadi semacam ada kekhawatiran,” pungkasnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X