GENMILENIAL.ID — Produktivitas padi di Kabupaten Subang didorong meningkat melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS).
Metode tersebut diklaim mampu meningkatkan hasil panen dari rata-rata 5–6 ton menjadi 11–12 ton per hektare.
Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, saat meninjau lahan padi dengan metode PM-AAS di Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu, 2 September 2026.
Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR atau Kang Rey.
Populasi tanaman hampir tiga kali lipat
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, metode PM-AAS memungkinkan peningkatan populasi tanaman padi dalam satu hektare.
Menurutnya, pola tanam konvensional biasanya menghasilkan sekitar 360 ribu rumpun per hektare. Sementara dengan metode PM-AAS, populasi tersebut dapat meningkat menjadi 800 ribu hingga 1 juta rumpun per hektare.
“Metode ini meningkatkan populasi, dari yang sebelumnya 360 ribu rumpun menjadi 800 ribu sampai satu juta,” ungkap Amran.
Ia mengatakan setiap rumpun dapat menghasilkan sekitar 13–15 gram. Dengan populasi yang lebih tinggi, potensi produksi padi per hektare juga meningkat.
“Satu rumpun itu menghasilkan 13–15 gram. Kalau dikalikan 800 ribu atau 1 juta, maka hasilnya dapat kelihatan,” tuturnya.
Amran menambahkan, penerapan metode PM-AAS di sejumlah wilayah menunjukkan peningkatan produktivitas dari rata-rata 5–6 ton menjadi 11–12 ton per hektare.
“Ini meningkatkan dua kali lipat, yang biasanya 5 ton bisa berproduksi 11–12 ton per hektare,” terangnya.
Artikel Terkait
Hari Jadi Subang ke-75, DPRD Subang sambut baik pernyataan Gubernur terkait daerah penghasil lumbung padi
Subang kian terdesak industrialisasi, Komisi IV DPR RI tekankan kunci swasembada ada pada rantai pasok padi
Sawah mengering di Subang, ratusan hektare padi terancam gagal panen
Mafia pupuk subsidi di Subang mulai dibongkar, Kejari geledah 3 lokasi dan sita dokumen penting
Perumda TRS dan anggota DPR RI Elita Budiarti turun tangan atasi krisis air bersih di Cinungku Subang
Kepemimpinan Kodim Subang beralih, Letkol Czi Deny Widi Anggoro gantikan Letkol Czi Asep Saepudin
Bos Urip sambut Dandim baru Subang, ajak kolaborasi bangun daerah