“Pengajuan penambahan anggaran itu di sini dulu. Baru disepakati di DPR, lalu diajukan ke Kemenkeu. Jadi bukan kebalik,” tegasnya.
Gaji telat petugas MBG akan segera cair
Selain pembahasan soal tambahan dana, Dadan juga menanggapi persoalan keterlambatan gaji bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) batch 3, Ahli Gizi (AG), dan Ahli Akuntan (AK).
Ia memastikan keterlambatan tersebut hanya bersifat administratif dan akan segera dituntaskan.
“Kami secara administrasi harus menggeser anggaran. Tapi insya Allah paling lambat hari Minggu seluruh uang itu sudah akan masuk ke rekening,” jelas Dadan.
Lebih lanjut, ia berharap ke depan tidak ada lagi keterlambatan pembayaran, terutama setelah status petugas MBG resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Bulan depan sudah tidak akan ada keterlambatan lagi. Tahun depan mereka sudah PPPK, sehingga tiap tanggal 1 mereka rutin menerima gaji seperti ASN,” katanya.***
Artikel Terkait
Ratusan siswa diduga keracunan MBG di Gunungkidul, Bupati tegaskan: Pakai hati dan perasaan!
Istana tegaskan Tim Koordinasi MBG bentukan Prabowo untuk dukung BGN, bukan gantikan peran
Zulhas soroti potensi ekonomi Rp86 triliun di balik program MBG, Indonesia bisa tiru pola Brasil dukung petani lokal
Polisi gerebek ruko di Jakarta Utara, diduga edarkan nampan MBG palsu berlabel SNI dan 'Made in Indonesia'
Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia
Program MBG di Subang dorong ekonomi daerah Rp1,4 triliun, Wabup tekankan pemerataan dan standar higienis
SPPG Pasirkareumbi 03 Subang tingkatkan kualitas layanan, jalin silaturahmi dengan 17 sekolah mitra MBG