GENMILENIAL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali meminta tambahan anggaran sebesar Rp28,63 triliun untuk menyelesaikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sisa akhir tahun 2025.
Permintaan tersebut disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 November 2025.
Dadan menjelaskan, realisasi MBG mengalami penyesuaian dari target awal Oktober–November 2025 menjadi Desember 2025.
Baca Juga: ESAI : Kode etik jurnalistik, pilar etika, kebenaran, dan tanggung jawab wartawan di era digital
“Hari ini penyerapan sudah Rp43,4 triliun dari dana APBN Rp71 triliun, yaitu sudah mencakup 61,2 persen. Tetapi dana untuk bantuan pemerintah di 50 hari terakhir ini menyisakan Rp14,9 triliun,” kata Dadan.
Menurutnya, dengan bertambahnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penerima manfaat di sejumlah daerah, kebutuhan anggaran meningkat cukup signifikan.
“Menurut proyeksi kami, di 50 hari terakhir ini kami akan membutuhkan 29,5 triliun karena SPPG kami bertambah, penerima manfaat kami bertambah,” ujarnya.
Dadan pun memastikan, pihaknya sudah mengajukan tambahan dana ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baca Juga: ICW soroti utang Whoosh Rp116 triliun: Pemerintah dinilai kurang matang dalam perencanaan proyek
“Kemudian total kebutuhan anggaran kami tambahan yang kami sedang ajukan ke Kemenkeu adalah Rp28,63 triliun,” tambahnya.
DPR tegur BGN soal mekanisme pengajuan anggaran
Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menegur BGN karena mekanisme pengajuan tambahan anggaran seharusnya diajukan terlebih dahulu ke DPR sebelum ke Kemenkeu.
“Izin pak, ini yang perlu kita luruskan, sebenarnya sebelum minta ke Kemenkeu, ke kita dulu karena fungsi anggaran di kita, Pak,” ucap Nihayatul.
Ia juga menegaskan pentingnya memahami tata cara formal dalam pengajuan tambahan dana.
Artikel Terkait
Ratusan siswa diduga keracunan MBG di Gunungkidul, Bupati tegaskan: Pakai hati dan perasaan!
Istana tegaskan Tim Koordinasi MBG bentukan Prabowo untuk dukung BGN, bukan gantikan peran
Zulhas soroti potensi ekonomi Rp86 triliun di balik program MBG, Indonesia bisa tiru pola Brasil dukung petani lokal
Polisi gerebek ruko di Jakarta Utara, diduga edarkan nampan MBG palsu berlabel SNI dan 'Made in Indonesia'
Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia
Program MBG di Subang dorong ekonomi daerah Rp1,4 triliun, Wabup tekankan pemerataan dan standar higienis
SPPG Pasirkareumbi 03 Subang tingkatkan kualitas layanan, jalin silaturahmi dengan 17 sekolah mitra MBG