KPK sebut Ustaz Khalid Basalamah saksi kunci korupsi kuota haji 2024, dalami aliran uang percepatan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 26 September 2025 | 16:28 WIB
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu beri update soal kasus kuota haji 2024 (Tangkapan layar YouTube KPK)
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu beri update soal kasus kuota haji 2024 (Tangkapan layar YouTube KPK)

GENMILENIAL.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menelusuri titik terang kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 yang menyeret oknum Kementerian Agama (Kemenag).

Salah satu yang disebut paling mengetahui alur praktik tersebut adalah pendakwah kondang, Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah atau Ustaz Khalid Basalamah.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa Khalid Basalamah menjadi sosok penting karena mengetahui langsung pihak Kemenag yang menerima setoran uang percepatan haji.

Baca Juga: CoreLab 2025 di Unesa: Promedia bekali mahasiswa Gen Z skill content creator untuk hadapi persaingan digital

“Sebetulnya yang paling tahu adalah Ustaz KB (Khalid Basalamah), paling tahu ketemu siapa, dan penyidiknya sudah ditanyakan,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis 25 September 2025.

Khalid yang juga Direktur travel haji PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour bersama jemaahnya disebut membayar uang percepatan agar bisa menggunakan kuota haji khusus 2024.

Alur uang percepatan

Menurut KPK, aliran dana bermula dari jemaah Khalid yang semula berangkat dengan jalur furoda.

Namun, kemudian ada penawaran untuk menggunakan kuota khusus dari Kemenag dengan syarat adanya setoran uang percepatan.

Baca Juga: DPRD Subang sahkan perubahan perangkat daerah, Kang Rey soroti pentingnya riset dan layanan pemadam mandiri

“Makanya harus ada uang percepatan, uang tunai. Itu yang sedang kami dalami terkait penggunaannya, termasuk alirannya,” jelas Asep.

Sejauh ini, sebagian uang sudah dikembalikan dan disita KPK sebagai barang bukti.

Travel haji di Jawa Timur diperiksa

Selain Khalid, KPK juga memeriksa lima biro perjalanan haji di Jawa Timur pada 23 September 2025. Mereka antara lain:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X