Pengakuan Palestina oleh Inggris dan sekutunya picu ancaman aneksasi Israel, jadi harapan baru perdamaian

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 22 September 2025 | 19:41 WIB
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer (kiri) akui Palestina merdeka di tengah Menteri Keamanan Israel, Ben Gvir (kanan) desak pencaplokan Tepi Barat (Instagram.com/@keirstarmer - @otzma_yehudit)
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer (kiri) akui Palestina merdeka di tengah Menteri Keamanan Israel, Ben Gvir (kanan) desak pencaplokan Tepi Barat (Instagram.com/@keirstarmer - @otzma_yehudit)

Baca Juga: Menkeu Purbaya siapkan skema kurangi subsidi listrik lewat PLTS tanpa naikkan tarif

Palestina sambut sebagai harapan

Sementara itu, Otoritas Palestina menyebut pengakuan dari empat negara Barat sebagai pesan penting bagi rakyatnya.

“Ini adalah pesan harapan untuk negara yang bebas, merdeka, dan berdaulat,” kata Menlu Palestina, Varsen Aghabekian Shahin di Ramallah.

Menurutnya, langkah Israel yang terus mendorong aneksasi merupakan upaya sistematis menghapus eksistensi rakyat Palestina, budaya, dan masa depannya.

Kini, pengakuan Palestina oleh Inggris dan sekutunya dipandang sebagian publik internasional sebagai secercah harapan di tengah konflik panjang Israel-Palestina.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Al Jazeera, AFP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X