Emil juga menyebut pemerintah provinsi pernah meninjau lembaga pemasyarakatan anak di Jawa Timur, yang memang dirancang untuk mendidik dan membina.
“Konsepnya bukan sekadar menghukum, tapi membina. Itu yang kami lihat langsung saat mengunjungi lembaga pemasyarakatan anak,” ucapnya.
Meski begitu, Emil mengingatkan konsekuensi hukum tetap berlaku bagi anak-anak yang dijadikan tersangka. Semua proses dijalankan sesuai aturan.
“Ada konsekuensi hukum yang memang harus ditanggung oleh mereka yang dijadikan tersangka tetapi masih berusia anak. Total ada 64 anak berhadapan dengan hukum. Tapi tolong di-crosscheck lagi,” pungkasnya.
Baca Juga: Presiden FIFA ucapkan selamat Erick Thohir dilantik jadi Menpora
Emil berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi keluarga dan masyarakat. Ia meminta semua pihak lebih peduli terhadap lingkungan pergaulan anak agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kita semua harus waspada. Jangan sampai anak-anak terjebak dalam situasi yang membuat mereka berhadapan dengan hukum. Pencegahan sejak dini itu jauh lebih penting,” tegas Emil.***
Artikel Terkait
Hadiri Muswil Muhammadiyah Jabar ke-21, Kang Emil siapkan Rp2 Miliar dan hadiahi umroh seorang ibu Aisyiyah
Alun-alun Subang telah diresmikan, Pemda Subang dan Kang Emil minta agar masyarakat turut merawat dan menjaganya
Ungkapan Erick Thohir soal naturalisasi Emil Audero hingga perbandingan Market Value dengan Maarten Paes!
Punya peluang debut lawan China, Emil Audero tak ingin terlalu emosional
Emil Audero: Timnas makin kompak, suporter bakal jadi pemain ke-12 lawan China
Viral! Emil Dardak nyanyikan lagu Korea di resepsi Megawati Hangestri, bikin netizen meleleh
Prabowo setujui pembentukan tim investigasi independen untuk usut demo Agustus 2025