Ferry Irwandi dan TNI sepakati damai, polemik berakhir tanpa proses hukum

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 14 September 2025 | 15:40 WIB
Ferry Irwandi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sepakat berdamai setelah berdialog langsung dengan Kapuspen TNI Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah (Youtube/Ferry Irwandi)
Ferry Irwandi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sepakat berdamai setelah berdialog langsung dengan Kapuspen TNI Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah (Youtube/Ferry Irwandi)

GENMILENIAL.ID – Polemik antara CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi berakhir damai.

Setelah sempat mencuat isu dugaan tindak pidana, kedua pihak sepakat menyudahi perselisihan dengan saling memaafkan.

Rekonsiliasi itu terjadi setelah Ferry berdialog langsung dengan Kapuspen TNI Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu 13 September 2025, Ferry menyebut percakapan dengan Freddy berhasil mengurai banyak kesalahpahaman yang sebelumnya memicu polemik.

Baca Juga: KH. Arif Rustandi ajak pemuda jadikan akhlak Rasulullah sebagai bekal masa depan

“Terjadi dialog antara saya dan beliau, yang intinya ada banyak kesalahpahaman di antara situasi ini,” tulis Ferry.

Dalam dialog tersebut, Brigjen Freddy Ardianzah menyampaikan permintaan maaf atas situasi yang menimpa Ferry.

Hal serupa juga disampaikan Ferry, sembari menegaskan keyakinannya bahwa mayoritas prajurit TNI tetap setia pada tugas melindungi negara dan rakyat.

“Beliau meminta maaf atas situasi yang terjadi kepada saya dan yang harus saya hadapi, begitu juga sebaliknya, saya juga sudah meminta maaf atas situasi yang terjadi pada tubuh TNI saat ini,” ujar Ferry.

Baca Juga: Ferry Irwandi abaikan kontroversinya, soroti nasib demonstran hilang usai aksi akhir Agustus

Dengan adanya kesepahaman itu, Ferry menekankan bahwa persoalan tidak berlanjut ke ranah hukum.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan publik dan mengajak masyarakat kembali fokus pada isu yang lebih besar, termasuk nasib para demonstran yang masih ditahan pasca aksi akhir Agustus lalu.

“Jadi kenkawan sudah tidak ada tindak lanjut hukum apa pun ke depannya terhadap saya. Saya terima kasih dukungan teman-teman semua,” tulis Ferry.

Kesepakatan damai ini menandai berakhirnya ketegangan yang sempat menjadi sorotan publik, sekaligus membuka babak baru penyelesaian polemik dengan cara dialogis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X