Respons irit Menhan Sjafrie soal Dansat Siber TNI polisikan Ferry Irwandi, ngaku enggan ikut campur

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 9 September 2025 | 23:04 WIB
Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) angkat bicara terkait Dansat Siber TNI yang melaporkan influencer Ferry Irwandi (kanan) ke Polda Metro Jaya (Instagram.com/@sjafrie.sjamsoeddin - @irwandiferry)
Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) angkat bicara terkait Dansat Siber TNI yang melaporkan influencer Ferry Irwandi (kanan) ke Polda Metro Jaya (Instagram.com/@sjafrie.sjamsoeddin - @irwandiferry)

GENMILENIAL.ID – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin buka suara mengenai langkah hukum Komandan Satuan (Dansat) Siber Mabes TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring terhadap aktivis sekaligus konten kreator Ferry Irwandi.

Kasus ini bermula ketika Brigjen Juinta melakukan konsultasi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Ferry pada Senin, 8 September 2025.

Menhan Sjafrie mengaku sudah mengetahui perihal aduan tersebut, namun menegaskan tidak akan ikut campur karena hal itu merupakan ranah internal TNI.

Baca Juga: Ferry Irwandi soroti Sri Mulyani: Bukan sekadar pejabat, tapi ibu dan guru yang membimbing

“Saya nonton di televisi, tapi saya serahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI. Kita mempunyai strata-strata pendelegasian berwenang,” ujar Sjafrie di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa, 9 September 2025.

Sjafrie yang kini juga menjabat Menko Polhukam Ad Interim menambahkan, persoalan itu bersifat operasional sehingga dirinya enggan memberi banyak komentar.

“Ya itu operasional, silakan (tanya) ke Panglima TNI yang menangani operasional,” katanya.

Menurut Sjafrie, barulah jika perkara tersebut menyangkut kebijakan publik dirinya siap memberikan pernyataan.

Baca Juga: Sri Mulyani undur diri dari Menkeu, ucapkan terima kasih dan pesan haru untuk Indonesia

“Kalau yang berhubungan dengan kebijakan nasional boleh tanya sama saya,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus membenarkan adanya konsultasi yang dilakukan pihak Mabes TNI.

Ia menjelaskan aduan itu mengarah pada dugaan pencemaran nama baik.

“(Aduan soal) pencemaran nama baik. Beliau kan mau melaporkan terkait dengan Ferry Irwandi,” kata Fian di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 9 September 2025.

Baca Juga: Kasat Reskrim Polres Subang beberkan kronologi sadis begal 5 TKP semalam, polisi perketat patroli jalanan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X