“Hiburan dan pesta itu secara konotasi berbeda. Hiburan itu untuk menghibur masyarakat, sementara pesta kesannya berbeda,” ujar putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi itu.
Ula mengaku mengetahui insiden dari media sosial. Ia langsung mendatangi lokasi dan memutuskan untuk menghentikan acara demi keselamatan warga.
“Saya langsung ke lokasi setelah tahu dari medsos. Begitu melihat kondisi, saya putuskan acara dihentikan saat itu juga,” tegasnya.
Pasangan ini sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menyatakan siap bertanggung jawab, termasuk jika harus menjalani proses hukum.***
Artikel Terkait
Tragedi pembacokan di Pamanukan, polisi ingatkan bahaya pergaulan bebas remaja
Gubernur Dedi Mulyadi akan temui keluarga korban tragedi longsor Gunung Kuda
Pemilik KMP Tunu minta maaf atas tragedi tenggelamnya Kapal di Selat Bali, janji evaluasi keamanan
Pesta rakyat berujung tragedi: Tiga tewas dalam acara syukuran pernikahan anak Gubernur Jabar di Garut
Bripka Cecep gugur saat amankan acara nikahan anak Gubernur Jabar, dapat kenaikan pangkat anumerta
Putra Gubernur Jabar minta maaf atas tragedi pesta rakyat Garut: Kami terpukul, tak ada niat menyakiti siapa pun
Istri Maula Akbar siap bertanggung jawab atas insiden maut pesta rakyat di Garut: Kami hadapi dengan penuh tanggung jawab