GENMILENIAL.ID – Proses evakuasi jenazah pendaki asal Brasil, Juliana De Souza Pereira Marins, yang jatuh di jurang Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, akhirnya selesai dilakukan pada Rabu, 25 Juni 2025.
Meski sebelumnya banyak warganet mempertanyakan mengapa proses evakuasi tidak menggunakan helikopter, pihak Basarnas menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi alasan utama evakuasi dilakukan secara manual.
“Awalnya kita ingin melaksanakan evakuasi secepat mungkin dengan menggunakan pesawat heli dan itu menjadi alternatif pertama, ternyata cuaca tidak memungkinkan,” ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam konferensi pers di Posko SAR Gabungan Sembalun, dikutip Senin, 30 Juni 2025.
Baca Juga: Kuasa hukum Paula Verhoeven: Putusan banding nyatakan Paula tak terbukti durhaka pada Baim Wong
Alternatif udara gagal, evakuasi dilanjutkan dengan ditandu
Menurut Syafii, opsi penggunaan helikopter sempat dipertimbangkan kembali setelah jenazah berhasil ditarik ke permukaan.
Namun kondisi cuaca tetap tak mendukung, sehingga evakuasi jalur udara batal dilakukan.
“Alternatif kedua, setelah korban ditarik ke atas, kami masih berharap cuaca membaik agar bisa dievakuasi dengan heli. Tapi ternyata tetap tidak memungkinkan,” jelasnya.
Dengan pertimbangan keselamatan, akhirnya proses evakuasi dilakukan dengan metode tandu menyusuri jalur pendakian menuju Posko Sembalun.
Hal ini menyebabkan proses evakuasi memakan waktu lebih lama.
Baca Juga: Momen candaan Prabowo kepada Bahlil saat peresmian EBT: Nasib kau baik jadi menteri
Perjuangan Tim SAR di Medan ekstrem
Juliana Marins dilaporkan terjatuh pada Sabtu, 21 Juni 2025 di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Rinjani.
Drone yang digunakan tim SAR menemukan jenazah Juliana berada di kedalaman sekitar 600 meter pada Selasa, 24 Juni 2025.
Artikel Terkait
Taman nasional gunung rinjani, syurganya para pendaki di Lombok, Provinsi NTB
Jasa pendamping diduga agar pendaki tidak nyasar di ladang ganja Semeru, BBTNBTS sebut untuk memberdayakan masyarakat
Wisatawan Brasil jatuh ke kawah Rinjani, Tim SAR kerahkan puluhan personel dan drone untuk evakuasi
Istana klarifikasi ramainya serbuan netizen ke akun Prabowo soal pendaki Brasil: Presiden tetap perhatikan kasus-kasus kemanusiaan
Evakuasi Juliana Marins tuntas, jenazah pendaki Brasil diterbangkan dari Rinjani ke RS Bhayangkara NTB
Jenazah Juliana Marins berhasil dievakuasi dari jurang Rinjani, langsung dibawa ke RS Bhayangkara NTB
Cerita tim SAR menginap di tebing curam Rinjani demi evakuasi Juliana Marins