Bukan janji kosong! Kang Rey dan Gubernur Dedi Mulyadi buktikan komitmen, 416 pedagang terima santunan lapak Rp5 juta

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 14:29 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berikan santunan kepada 416 pelapak terdampak penertiban di Aula Oman Syahroni, Jumat 27 Juni 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berikan santunan kepada 416 pelapak terdampak penertiban di Aula Oman Syahroni, Jumat 27 Juni 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mencairkan bantuan kompensasi bagi 416 pelapak terdampak penertiban bangunan liar di Jalancagak.

Penyerahan tahap pertama dilakukan langsung oleh Bupati Subang Reynaldi Putra Andita (Kang Rey) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Jumat, 27 Juni 2025 di Aula Oman Syahroni, Kompleks Kantor Bupati Subang.

Total bantuan senilai Rp2,08 miliar disalurkan kepada para pedagang, masing-masing menerima Rp5 juta melalui program Bank BJB Peduli.

Baca Juga: Operasional kereta cepat Whoosh sering terganggu akibat layang-layang, KCIC catat 20 kejadian di Juni

Lokasi lapak yang ditertibkan berada di empat desa yakni Bunihayu, Curugrendeng, Tambakan, dan Jalancagak. Selanjutnya, pelapak akan kembali menerima tambahan Rp5 juta pada Kamis depan.

“Bantuan ini bukti bahwa pemerintah hadir dan tidak hanya bisa berjanji. Hari ini kami realisasikan. Kami tidak omon-omon,” tegas Kang Rey usai menyerahkan santunan kepada pelapak.

Solusi nyata, bukan sekadar penertiban

Gubernur Jabar, yang akrab disapa KDM, menekankan bahwa penataan kawasan Subang Selatan dilakukan dengan pendekatan solutif dan berkeadilan.

Bukan hanya pembongkaran lapak, pemerintah juga menyiapkan bantuan uang duduk, sembako dari Baznas Jabar, bahkan lokasi berdagang yang lebih representatif ke depannya.

Baca Juga: Usai Dimas Anggara minta maaf ke Kiesha Alvaro, Pasha Ungu: Insya Allah semua ada hikmahnya

“Jongko digulingkeun, dibayar. Ganasna dibayar. Dibere bantuan, sembako, jeung engké dijieunkeun tempat deui pikeun dagang,” ujar KDM dalam logat Sundanya yang khas.

Penertiban ini, lanjut KDM, merupakan bagian dari program revitalisasi kawasan Subang Selatan agar kembali menjadi daerah wisata unggulan seperti kebun teh dan perkebunan nanas yang tertata dan menarik wisatawan.

Lebih jauh, KDM menyebut pihaknya tengah mengupayakan penataan hak garap di lahan perkebunan milik PTPN di Subang Selatan agar warga sekitar bisa merasakan manfaat langsung dari pemanfaatan lahan tersebut.

Baca Juga: Modus fake BTS bobol rekening, dua WN Malaysia kirim 15 ribu SMS phishing di Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X