Subang menuju arah baru: Bupati Kang Rey gaungkan semangat kolaborasi dalam perencanaan pembangunan 2025–2029

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 21 April 2025 | 21:36 WIB
Pemkab Subang gelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026, Senin, 21 April 2025 (Dok. Istimewa)
Pemkab Subang gelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026, Senin, 21 April 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang mulai menata arah pembangunan baru jangka menengah dengan menggelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026, Senin, 21 April 2025.

Forum yang digelar di Aula Pemda ini menjadi panggung awal bagi Bupati Subang Reynaldy Putra Andita atau yang akrab disapa Kang Rey untuk menyuarakan visi, arah pembangunan, dan semangat kolaborasi lintas sektor.

Kang Rey menegaskan pentingnya menjadikan forum ini sebagai ruang strategis untuk menyamakan langkah antara pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dan masyarakat.

Baca Juga: Pilu Ditho ketika Hotma Sitompul wafat bertepatan di hari ulang tahun istrinya: Seperti pesan dari surga

“Kita tidak bisa membangun sendirian. Visi besar harus dijalankan dengan semangat gotong royong dan inovasi kolektif,” ujarnya dalam sambutan.

Mengusung visi 'Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai karya nyata pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat yang adil, sejahtera, demokratis, dan religius,' Kang Rey ingin memastikan RPJMD 2025–2029 tak sekadar dokumen, melainkan arah nyata bagi transformasi Subang ke depan.

Visi tersebut dijabarkan dalam 8 misi pembangunan, 24 sasaran, hingga 58 indikator kinerja utama kepala daerah.

Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana Abdurachman turut menegaskan forum ini sebagai momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menjembatani kebutuhan nyata dengan arah kebijakan.

Baca Juga: Anak mendiang Hotma Sitompul tanggapi kehadiran Desiree dan Bams di rumah duka: Mereka bagian dari kami

“Kita ingin pembangunan yang tidak elitis, melainkan hasil dari dialog yang terbuka dan egaliter,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BP4D Iwan Syahrul Anwar menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang krusial untuk menghimpun masukan dari pemangku kepentingan sebagai pedoman perencanaan program di tahun-tahun mendatang.

Kang Rey juga mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk berpikir terbuka, terintegrasi, dan inovatif.

Menurutnya, tantangan ke depan memerlukan langkah adaptif dan terukur, serta kemampuan mengelola potensi daerah secara lintas sektor.

Baca Juga: ESAI: Kartini dan perempuan hari ini: Refleksi dari masa lalu untuk masa depan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X