Kejanggalan kematian Juwita jurnalis Banjarbaru, warga sekitar curigai tidak ada tanda kecelakaan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 2 April 2025 | 19:06 WIB
Berita duka kematian Juwita, Jurnalis asal Banjarbaru (Instagram/polsek_banjarbaru)
Berita duka kematian Juwita, Jurnalis asal Banjarbaru (Instagram/polsek_banjarbaru)

GENMILENIAL.ID - Kematian Juwita (23 tahun), seorang wartawan media online di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menimbulkan banyak pertanyaan.

Ia ditemukan tewas di kawasan Gunung Kupang pada Sabtu 22 Maret 2025 sore, dengan dugaan awal sebagai korban kecelakaan tunggal.

Namun, sejumlah kejanggalan membuat berbagai pihak meragukan penyebab kematiannya.

Jasad Juwita pertama kali ditemukan warga dalam kondisi telentang di tepi jalan, dengan sepeda motornya tergeletak tak jauh darinya.

Baca Juga: Terungkap mendapat royalti hampir Rp560 juta, Melly Goeslaw mengaku pernah terima pembayaran Rp100 Ribu

Meski awalnya diduga kecelakaan, beberapa saksi mata tidak melihat tanda-tanda peristiwa tersebut, seperti bekas gesekan motor di aspal atau kerusakan parah pada kendaraan.

Kecurigaan semakin kuat setelah diketahui bahwa dompet dan ponsel Juwita hilang.

Selain itu, ditemukan luka lebam di punggung, bawah mata, serta di leher belakang yang menjalar hingga ke daun telinga kiri.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Juwita bukan sekadar mengalami kecelakaan, melainkan menjadi korban tindak kriminal.

Salah satu yang paling mencurigakan adalah kondisi helm yang masih terpasang di kepala Juwita.

Baca Juga: Sengketa tanah Mat Solar berakhir, keluarga Muh Idris yang sepakat damai dapat bagian Rp1,1 miliar

Jika ia mengalami kecelakaan tunggal, luka-luka parah seharusnya ada di bagian tubuh yang lebih terbuka, seperti tangan atau kaki, bukan di area kepala yang dilindungi helm.

Sejumlah rekan jurnalis Juwita juga mempertanyakan kemungkinan adanya motif lain di balik kematiannya.

Mereka mengingatkan bahwa sebagai wartawan, Juwita kerap menulis berita-berita investigasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X