Kisruh penolakan Makan Bergizi Gratis oleh OPM hingga ancaman pembakaran sekolah, Menhan terjunkan TNI AD untuk pengamanan dapur SPPG

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 7 Februari 2025 | 01:50 WIB
Penerima manfaat program MBG untuk seluruh wilayah Indonesia (Instagram/badangizinasional.ri)
Penerima manfaat program MBG untuk seluruh wilayah Indonesia (Instagram/badangizinasional.ri)

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana membeberkan beberapa alasan kenapa program MBG ini masih belum berjalan di Papua.

Namun, Dadan mengungkapkan jika pemerintah tengah mengusahakan untuk program MBG segera bisa menjangkau Papua dan Papua Tengah.

“Ada 3 faktornya, satu, anggaran. Dua, sumber daya alam manusia, tiga, infrastruktur,” kata Dadan usai menghadiri Rapat Kerja Komisi IX DPR pada Senin, 3 Februari 2025.

“Anggaran sudah selesai, SDM ada, tapi infrastruktur belum,” imbuhnya.

Baca Juga: Berkaca dari pola sebelumnya, Mendagri Malaysia klaim potensi penyelidikan tentang penyelundupan narkoba atau senjata terkait penembakan 5 WNI

Target dan realisasi program MBG

Sampai pada pertengahan bulan Februari ini ditargetkan ada 1,5 juta orang yang akan menjadi penerima manfaat MBG sejak program pertama kali dilaksanakan.

Sampai pada 3 Februari 2025, diketahui sudah 730 ribu penerima manfaat MBG dengan jumlah unit SPPG adalah 245 di 34 provinsi di Indonesia.

Untuk target tahun 2025, penerima manfaat MBG adalah 82,9 juta orang

“Kalau nanti pertengahan Februari 1,5 persen, itu berarti kurang 98,5 persen,” jelasnya.

Baca Juga: Kelakar Trump bakal bangun kembali Gaza yang kini hancur akibat perang hingga Netanyahu yakin perdamaian Israel vs Arab Saudi

“Itu kan masih banyak peluangnya. Jadi bagi masyarakat enggak usah khawatir akan ketinggalan program ini karena program kami baru 0,8 persen,” ujar Dadan.

BGN sendiri belum lama ini mengatakan kalau pihaknya membutuhkan dana tambahan Rp100 Triliun jika ingin percepatan target penerima manfaat sesuai instruksi Presiden Prabowo.

Sedangkan saat ini, MBG menggunakan dana APBN sesuai target awal sejumlah Rp71 Triliun.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X