Berkaca dari pola sebelumnya, Mendagri Malaysia klaim potensi penyelidikan tentang penyelundupan narkoba atau senjata terkait penembakan 5 WNI

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 6 Februari 2025 | 12:20 WIB
Foto ilustrasi narkoba, dugaan penyelundupan narkoba atau senjata ke Malaysia (Unsplash/GRAS GRUN)
Foto ilustrasi narkoba, dugaan penyelundupan narkoba atau senjata ke Malaysia (Unsplash/GRAS GRUN)

“Hal ini berpotensi membuka penyidikan terkait penyelundupan narkoba dan ini juga bisa melibatkan penyelundupan senjata,” imbuhnya.

Baca Juga: ‘Ngabret’ janji Reynaldy pasca penetapan dirinya sebagai Bupati Subang 2024-2029: Insya Allah 5 tahun kedepan akan banyak perubahan

“Kami tidak menutup kemungkinan bahwa penyelidikan lebih lanjut dapat dilakukan pada bagian lain yang terkait dengan pelanggaran yang berbeda,” tambah Saifuddin menjelaskan penyelidikan lanjutan lainnya.

Meski ada dugaan tentang narkoba atau senjata, ia menambahkan jika mungkin saja akan mengarah pada pelanggaran berbeda lainnya.

Penangkapan 1 WNI yang diduga sebagai transporter

Sebelumnya diberitakan jika aparat Malaysia telah melakukan penahanan terhadap satu orang WNI pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam waktu setempat.

Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan mengonfirmasi kepada Harian Metro bahwa tersangka berusia 35 tahun.

Baca Juga: Tanpa dihadiri pasangan Jimat Aku, KPU Subang tetapkan Reynaldy-Agus Masykur Rosyadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Subang 2024-2029

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu ditahan sekitar pukul 22:30 waktu setempat.

“Tersangka masuk ke Malaysia sebagai turis dan kami menahannya untuk membantu penyelidikan,” ujar Hussein.

Mengenai penangkapan tersebut, Saifuddin juga menjelaskan perannya sebagai pengangkut atau transporter.

“Polisi telah menangkap seorang pria yang berdasarkan pemeriksaan awal dipastikan berperan sebagai transporter,” ujar Saifuddin.

Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap mekanisme harga gas LPG 3 kg dari agen hingga pengecer: Rp19.000 itu sudah mahal

“Artinya dia bertanggung jawab memfasilitasi masuk dan keluarnya individu tanpa dokumen apa pun ke negara kita,” imbuhnya.

“Dia telah ditangkap dan penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia terkait dengan kapal yang dikejar oleh APMM,” tambah Saifuddin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: channelnewsasia, Malaymail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X