GENMILENIAL.ID - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) telah mencopot sejumlah petugas imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta menyusul dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap warga negara (WN) China yang melintas di bandara tersebut.
"Setelah kami menerima semua data terkait dugaan pungli, kami langsung menarik seluruh petugas yang tercantum dalam data tersebut dari tugasnya di Soetta dan menggantikannya dengan personel baru," ujar Menteri Imipas, Agus Andrianto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 1 Februari 2025.
Informasi terkait dugaan pungli ini awalnya dilaporkan langsung oleh Kedutaan Besar (Kedubes) China.
Baca Juga: Beda dengan Kabinet Merah Putih, retret kepala daerah akan pakai APBN, bukan uang Presiden Prabowo
Agus mengonfirmasi bahwa nama-nama petugas yang terlibat saat ini tengah menjalani pemeriksaan internal.
"Saat ini mereka sedang dalam proses pemeriksaan internal," tambahnya.
Eks Wakapolri itu juga menyampaikan apresiasi kepada Kedubes China atas laporan yang diberikan.
Menurutnya, informasi ini dapat menjadi momentum untuk melakukan pembersihan di lingkungan Ditjen Imigrasi.
"Kami berterima kasih kepada Kedutaan RRC atas informasi mengenai perilaku petugas di lapangan. Kami akan terus melakukan pembenahan demi perbaikan institusi imigrasi, termasuk di bidang pemasyarakatan," kata Agus.
Baca Juga: Sudah kaya sebelum menjabat, berapa besaran gaji Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden?
44 Kasus Pemerasan di Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta
Kasus dugaan pemerasan terhadap WN China ini mencuat setelah beredarnya surat resmi dari Kedubes China yang menyebutkan adanya praktik pungli di Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam surat tersebut, terungkap bahwa total terdapat 44 kasus pemerasan dengan jumlah uang pungli yang telah dikembalikan mencapai Rp32.750.000.
Lebih dari 60 WN China dilaporkan menjadi korban.
Artikel Terkait
KPK hormati proses hukum atas ditetapkanya Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap SYL oleh Polda Metro Jaya
Ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Firli Bahuri dicekal ke luar negeri
Kementerian Perdagangan ungkap temuan barang impor ilegal, nilainya Rp40 miliar
Kementerian BUMN lakukan perombakan pada Dewan Komisaris dan Direksi PT Dahana, berikut susunanya
Prabowo minta kementerian hemat anggaran, sorot prioritas untuk anak-anak dan guru
Ramai kasus bule Jerman bos Parq Ubud di Bali, kuasai 34 SHM hingga dihuni banyak warga Rusia
3 Fakta terkini kasus penipuan investasi bodong lewat dating apps, salah satunya pakai foto profil yang bisa tarik perhatian korban