Teka-teki mobil dinas RI 36 yang belum terpecahkan, para menteri bantah memakai hingga patwal yang arogan sudah ditindak

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 12 Januari 2025 | 07:02 WIB
Mobil RI 36 dikawal Patwal arogan (Instagram.com/supirngehek)
Mobil RI 36 dikawal Patwal arogan (Instagram.com/supirngehek)

Namun, Meutya juga membantah bahwa dirinya adalah pemilik mobil tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya kini menggunakan mobil dengan plat RI 22.

Baca Juga: Setwan DPRD Subang sebut akan segera gelar PAW anggota DPRD dari Partai Gerindra

Sementara itu, Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang, juga memberikan bantahan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Nusron menegaskan bahwa mobil yang dia tumpangi adalah berpelat nomor RI 26, bukan RI 36. 

Ia juga menjelaskan bahwa mobil dinas yang lebih sering dia kendarai adalah yang berpelat B 8588 ZZH. 

"Mohon maaf atas prasangka buruk tanpa tabayyun atas komentar netizen yang viral di media sosial yang menimbulkan salah paham," tulis Nusron di Instagram.

Baca Juga: Kembalinya Din Gultom, bawa Persikas Subang raih kemenangan, tumpaskan Persipa dengan skor tipis 1-0

Lebih lanjut, Nusron berharap agar situasi tersebut menjadi pelajaran bagi dirinya untuk lebih sabar, dan ia menutup unggahan dengan doa: "Semoga Allah mengampuni dan mengurangi dosa-dosa kita semua. Amin Yaa Rabbal Alamin."

Tindak lanjut dari Polri

Walaupun identitas pemilik mobil berpelat RI 36 belum terungkap, Polri telah bertindak menanggapi kejadian viral tersebut. 

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan permintaan maaf atas tindakan salah satu petugas patwal yang arogan selama pengawalan rombongan pejabat tersebut.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi petugas yang viral itu.

Baca Juga: Bantu hitung kerugian negara Rp271 triliun di korupsi timah, guru besar IPB justru dipolisikan

 "Atas tindakan personel tersebut kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa terganggu," kata Slamet, pada Jumat, 10 Januari 2025.

Slamet mengungkapkan bahwa personel yang terlibat dalam insiden ini bertugas di Polda Metro Jaya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X