Hadiri Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo, ini pesan Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti kepada ribuan jamaah yang hadir

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 9 Desember 2024 | 22:16 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Muti berikan ceramah pada Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo, Minggu 8 Desember 2024
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Muti berikan ceramah pada Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo, Minggu 8 Desember 2024

GENMILENIAL.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, mengatakan Muhammadiyah telah secara nyata menghadirkan kemakmuran khususnya melalui berbagai amal usaha yang tersebar di Tanah Air.

Muhammadiyah memberi kemakmuran kepada para karyawan dan keluarga serta menggerakkan ekonomi kepada masyarakat secara luas.

Bahkan peran-peran Muhammadiyah membantu pemerintah menghadirkan kemakmuran itu diakui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, K.H. Yahya Cholil Staquf, saat memberikan ucapan selamat Milad ke-112 dan Tanwir.

Namun demikian, peran besar Muhammadiyah terhadap kemakmuran masyarakat ini dirasa belum cukup.

Baca Juga: Konferensi Mufasir Muhammadiyah Kedua akan digelar di Jakarta, ini tanggal dan rangkaian acaranya

Persyarikatan di berbagai tingkatan harus terus berikhtiar meningkatkan peran-peran persyarikatan lebih besar lagi dalam menghadirkan kemakmuran untuk masyarakat Indonesia.

Menteri Dikdasmen sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan hal itu saat menjadi penceramah pada Tablig Akbar Milad ke-112 Muhammadiyah dan Milad ke-97 RS PKU Muhammadiyah Kota Solo, Minggu 8 Desember 2024 pagi, di halaman parkir Timur RS PKU Muhammadiyah, Jl. Ronggowarsito No. 130, Solo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ribuan warga persyarikatan Kota Solo dan sekitarnya, adapun tema yang disampaikan yaitu 'Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua' sebagaimana tema Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang, 4-6 Desember 2024 lalu.

Muhammadiyah, kata Abdul Mu’ti, menghadirkan tema 'Kemakmuran' karena setelah Indonesia Merdeka 79 tahun, kemakmuran itu belum benar-benar terwujud. Masih banyak orang miskin di Indonesia.

Baca Juga: Budi Gunawan: Prabowo perintahkan aparat tak ragu, tegas berantas korupsi

Sementara di pihak lain ada segilintir orang begitu kaya yang bingung untuk membelanjakan uangnya.

Peran-peran kemakmuran itu, Abdul Mu’ti lantas mencontohkan peran amal usaha Muhammadiyah di Kota Solo.

RS PKU Muhammadiyah Kota Solo dengan karyawan lebih dari 1.120 karyawan yang gaji karyawannya sudah di atas UMR, serta kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan 40 ribu mahasiswa.

Hal tersebut secara nyata menjadi mata rantai ekonomi baik bagi karyawan dan para pelaku usaha yang terkait dengan bidang usaha rumah sakit maupun kampus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X