GENMILENIAL.ID - Seratus security yang di PHK sepihak oleh Manajemen PT Pelni memberikan gelar Abul Mustadh'afin atau bapaknya orang-orang lemah kepada Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana.
Perwakilan Security PT. PELNI Ma'ruf mengatakan, gelar tersebut pantas diberikan kepada Raja LAK Galuh Pakuan, karena begitu sayang dan perhatian seorang Raja Galuh Pakuan terhadap nasib ratusan security yang di PHK oleh manajemen PT. Pelni.
"Abu (panggilan akrab Raja Galuh Pakuan), begitu besar kepada kami. Maka kami menganugrahkan gelar Abul Mustadh'afin, kepada Abu," kata Ma’ruf kepada awak media di Subang pada Kamis, 9 Mei 2024.
Selama di Subang, kata Ma’ruf, Raja LAK Galuh Pakuan memfasilitasi berbagai kebutuhan mereka, oleh karena itu Maruf dan kawan-kawanya pun memberikan gelar tersebut.
"Terimakasih Abu, memang pantas kami beri gelar Abul Mustadh'afin, atau bapaknya orang yang lemah," imbuhnya.
Ma’ruf juga mengatakan bahwa pertama kali mendapat kabar PHK dari PT Pelni dirinya sangat bingung, maka secara spontan ia pun teringat kepada Raja LAK Galuh Pakuan.
"Alhamdulillah, ada Abu, kami terus di suport, terkait dengan kasus PHK kami dan teman-teman kami sesama security," pungkas Ma'ruf.
Artikel Terkait
Diharapkan berikan sentuhan bagi kemajuan NU, Raja LAK Galuh Pakuan didaulat sebagai dewan penasehat PCNU Subang
Evaluasi tri wulan pertama, Pj Bupati fokuskan 10 aspek program Kabupaten Subang
Ratusan Security BUMN PT PELNI diberhentikan secara paksa, Raja LAK Galuh Pakuan akan tempuh jalur hukum
Spirit perubahan dari R Edeh Laswarawati Puradireja (Bu Edeh), putri tokoh pejuang kemerdekaan asal Kabupaten Subang, RA Ama Puradireja
20 Siswa Jihandak Pusdik Zeni AD ngampus di PT Dahana yang ada di Kabupaten Subang
LBM PWNU Jabar bersama kyai dan tokoh adat Keraton Galuh Pakuan gelar Bahtsul Masail, ini 3 pertanyaan yang dibahas
LBM PWNU Jabar dan tokoh adat Keraton Galuh Pakuan soroti proyek Segitiga Rebana dan Otonomi Khusus Jakarta