Baca Juga: Pekan depan, keempat pimpinan KPK lainya akan diperiksa oleh polisi sebelum kepada Firli Bahuri
Di Kabupaten Subang sendiri, kata Dr. Aef pihaknya sangat mengapresiasi perhatian serius dari Bupati Subang, H. Ruhimat terhadap keberpihakanya kepada guru.
"Menjadi karya besar pak Bupati keberpihakanya terhadap guru dengan kebijakan yang luar biasa mengangkat guru P3K sampai 3.089 walaupun secara bertahap baru 2.066 orang," ujarnya.
Guru yang diangkat dari honor ke P3K, kata Dr. H. Aef itu luar biasa, biasa dia waktu honor itu menerima hanya Rp300 sampai Rp500 ribu sesudah diangkat naik menjadi Rp4 juta.
"Ini meningkatnya kesejahteraan guru, kalau kesejahteraan guru, secara emosional guru akan tenang, secara kejiwaan dia tampil di depan kelas itu PD," ucapnya.
Baca Juga: Awas obesitas, ini 5 jenis makanan yang perlu dihindari
Setelah itu, guru diwajibkan untuk update terhadap dunia dan ilmu pengetahuan hari ini secara profesional dan perfoma pembelajaran yang baik.
"Insya Allah dia akan menjadi guru yang memiliki perfoma yang luar biasa, bisa menggerakan anak untuk berinovasi kearah yang lebih baik lagi," tuturnya.
Artikel Terkait
Tidak pernah ambil gaji, seperti ini sosok H. Ruhimat hingga disebut kepala daerah paling kaya di Jawa Barat
Relawan Motekar gelar deklarasi dukungan pada Bupati Subang H. Ruhimat
Miliki 16.756 anggota, ini persiapan PGRI Subang jelang HUT PGRI dan Hari Guru Nasional
Subang terbanyak angkat P3K, ini kata Ketua PGRI terkait guru P3K swasta yang ditempatkan di sekolah negeri
Peringati hari wayang dengan meriah, Bupati Subang H. Ruhimat dukung penuh pelestarian wayang golek
HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, PGRI Subang donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp246 juta
Dirayakan bersama pada 25 November, ini perbedaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI