HGN 2023, Ketua PGRI Subang minta guru update ilmu pengetahuan dan penguasaan digitalisasi serta apresiasi kepada H. Ruhimat yang angkat ribuan P3K

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 25 November 2023 | 10:06 WIB
Komplek Gedung PGRI Kabupaten Subang
Komplek Gedung PGRI Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Ketua PGRI Kabupaten Subang, Dr. H. Aef Saepudin mengatakan bahwa para guru merupakan para pejuang dengan garda paling depan dalam melawan dan memerangi kebodohan.

"Guru memiliki fungsi yang sangat mendasar, yaitu memberikan pelayanan dasar di bidang pendidikan," kata Dr. Aef pada genmilenial.id di Komplek Gedung PGRI Subang Kamis 23 November 2023.

"Guru ini merupakan garda paling depan untuk berjuang melawan atau memerangi kebodohan dalam rangka program pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa," tambahnya.

Dr. Aef pun menyebut bahwa tema perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2023 adalah Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju dengan memiliki makna para guru saat ini dituntut untuk bisa selalu update pengetahuanya dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Dirayakan bersama pada 25 November, ini perbedaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI

"Bapak ibu guru harus pandai-pandai mengupdate ilmu pengetahuanya, kompetensinya, secara profesional ditahun digital ini, guru-guru tidak boleh gaptek harus melek teknologi," ujarnya.

Kata Aef, negara yang besar tidak mungkin kalau pendidikanya tidak maju, dan itu harus dimulai dari para tenaga pendidiknya yang selalu mampu adaptable dengan perkembangan dunia hari ini.

Lebih jauh, lanjut Dr. Aef dalam melihat peningkatan kualitas pendidikan secara umum di Indonesia, lebih khusus lagi di Kabupaten Subang agar dilihat secara utuh dan tidak parsial.

"Tidak mungkin pendidikan meningkat kalau tidak unsur-unsur pendidikanya itu bagus ya, nah unsur yang ada di pendidikan itu yaitu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, guru dalam hal ini," terangnya.

Baca Juga: Ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Firli Bahuri dicekal ke luar negeri

Selanjutnya, sarana dan prasarana dan situasi lingkungan sekolah yang dapat mempengaruhi terhadap peningkatan mutu pendidikan.

"Kita jabarkan untuk mutu guru, guru harus memiliki kompetensi ilmu pengetahuan yang terupdate, termasuk penguasaan digitalisasi, tahun ini harus jadi keharusan," imbuhnya.

Dr. Aef juga menyebut bahwa seorang guru tidak serta merta akan menjadi profesional kalau tidak ditunjang dengan kesejahteraan.

"Jadi multi disini, target atau strategi itu diperkuat kesejahteraan guru, nah kesejahteraan guru ini salah satunya memiliki penghasilan yang tetap," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X