Rendam terlebih dahulu batu asah dalam air selama 10–15 menit sebelum digunakan.
Jika menggunakan batu minyak, cukup oleskan minyak food grade di permukaannya.
Letakkan pisau di atas batu dengan posisi miring dan gerakkan dari bagian pangkal hingga ujung dengan tekanan stabil. Lakukan 6–8 kali pada masing-masing sisi bilah.
Setelah itu, balikkan batu ke sisi halus untuk menghaluskan hasilnya dengan tekanan yang lebih ringan.
3. Pertahankan konsistensi gerakan
Mengasah pisau butuh konsistensi. Selalu pertahankan sudut yang sama saat menggerakkan bilah pada batu.
Gerakan maju memberi tekanan lembut, sedangkan gerakan mundur lebih rileks. Tujuannya agar ketajaman merata di kedua sisi pisau.
4. Gunakan baja pengasah untuk perawatan rutin
Jika tak sempat melakukan penajaman penuh, baja pengasah bisa menjadi solusi cepat.
Pegang baja secara vertikal dan letakkan pisau pada sudut 15–20 derajat.
Tarik pisau ke bawah dengan gerakan menyapu, sebanyak 3–4 kali di setiap sisi.
Langkah ini efektif untuk menyelaraskan bilah dan mempertahankan ketajaman saat digunakan berulang.
Baca Juga: Wukuf di Arafah jadi puncak ibadah haji, ini rangkaian kegiatan jemaah Indonesia
Artikel Terkait
Takut kolesterol? ini 10 tips aman konsumsi daging kurban
Targetkan setahun bisa penuhi protein anak-anak Indonesia, Prabowo minta harga telur dan daging bisa turun lagi
Jelang Idul Adha 2025, ini syarat sah sapi kurban: Cek usia dan kondisi fisiknya
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 900 kg, dipelihara polisi peternak di Riau
Sahabat Yoshua Subang kurban sapi limosin, 350 paket daging dibagikan untuk warga dan jaringan relawan
KH. Ujang Sholeh ucapkan terima kasih, kurban sapi limosin dari Yoshua Sirait dinilai bermanfaat untuk masyarakat
350 Paket daging kurban dibagikan Sahabat Yoshua di Subang, warga dan jamaah Majelis Katomas antusias