GENMILENIAL.ID - Pimpinan Majelis Sholawat Katomas, KH. Ujang Sholeh (Kyai Abrehom), menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Yoshua Sirait kepada masyarakat Subang melalui penyelenggaraan ibadah kurban.
Satu ekor sapi limosin seberat 6,6 kwintal disembelih dalam momen Iduladha, Jumat 6 Juni 2025, di Majelis Sholawat Katomas, Kampung Katomas RT.11 RW.04 Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.
Kegiatan kurban ini dilaksanakan oleh relawan Sahabat Yoshua Sirait Subang.
“Bang Yoshua Sirait ini berkurban di Majelis Sholawat Katomas, harapannya semoga kebaikan kembali kepada Bang Yoshua, artinya harapan dan cita-citanya tercapai,” ujar KH. Ujang Sholeh.
Ia juga berharap kehadiran Yoshua Sirait di lingkungan majelis membawa manfaat luas.
“Terus untuk Majelis Sholawatnya juga, semoga dengan kehadiran Bang Yoshua di kami ini membuahkan kemanfaatan dan kemaslahatan untuk masyarakat,” imbuhnya.
Ketua Sahabat Yoshua Subang, Efik Hadyat, menjelaskan bahwa sapi kurban disembelih oleh KH. Muhdi A.R (Abah Katomas), Pimpinan Ponpes Al Musri.
Baca Juga: Wukuf di Arafah jadi puncak ibadah haji, ini rangkaian kegiatan jemaah Indonesia
Daging kurban kemudian dikemas menjadi 350 paket yang dibagikan kepada:
- Jaringan Sahabat Yoshua di 10 kecamatan di Subang
- Jamaah Majelis Sholawat Katomas
- Warga sekitar lingkungan majelis
Kegiatan ini disambut antusias masyarakat dan berlangsung secara gotong royong usai salat Idul Adha.***
Artikel Terkait
Takut kolesterol? ini 10 tips aman konsumsi daging kurban
Cinta lama bersemi di GBLA, Maruarar Sirait siap kucurkan Rp100 miliar untuk Persib Bandung
Persib menuju klub modern: Maruarar Sirait suntik investasi dan siapkan bursa saham
Cermati syarat kambing yang sah untuk kurban Idul Adha 2025, ini 4 kondisi fisik yang harus dihindari
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 900 kg, dipelihara polisi peternak di Riau
Sambut Idul Adha 1446 H, PT Dahana serahkan hewan kurban kepada warga Subang
Sahabat Yoshua Subang kurban sapi limosin, 350 paket daging dibagikan untuk warga dan jaringan relawan