“Mungkin gak secara langsung, tapi kan saat Covid terjadi, tenaga kesehatan bekerja di kondisi seperti itu,” imbuhnya.
Penyebab bopeng dan bekas jerawat
Bopeng muncul sebagai bentuk untuk merespons dan berusaha memperbaiki jerawat.
Proses perbaikan jerawat meliputi produksi kolagen dan jika tubuh terlalu banyak memproduksi kolagen, maka akan muncul bopeng dan bekas jerawat.
Penggunaan masker yang berlapis dan ketat ini membuat kulit menjadi leih lembap dan oily atau berminyak.
Karena kulit juga butuh bernapas, kondisi Covid memungkinkan nakes tidak pernah melepas masker yang digunakan.
Akhirnya, minyak dan bakteri bisa berkembang biak secara cepat dan menyumbat pori-pori kulit.
Bopeng sendiri merupakan bekas jerawat yang bentuknya cekung hingga terlihat seperti lubang di kulit.
Karena sumbatan pori-pori itulah yang membuat bopeng muncul ketika lapisan kulit yang lebih dalam rusak karena jerawat.
Bagaimana cara menghilangkan bopeng?
Tidak ada cara yang bisa menghilangkan bopeng dengan instan.
Semua pengobatannya tergantung pada jenis bopeng dan tingkat keparahannya di kulit.
Artikel Terkait
Jelang tahun ketiga pandemi COVID-19, tantangan dan harapan yang dihadapi manusia
KPK duga kasus korupsi APD Covid-19 di Kemenkes capai Rp625 Miliar
Mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan APD Kemenkes di masa krisis covid 19, begini ‘Deal’ tiga orang tersangka
HMPV marak di China hingga muncul imbauan Kemenkes, akankah seperti Covid-19?
Boros bisa memicu terjadinya masalah kesehatan mental, waspadai dampaknya pada diri sendiri
Apakah penderita HMPV juga perlu melakukan isolasi seperti penderita Covid-19?
Lavender marriage tiba-tiba ramai di sosmed setelah Sherina Munaf gugat cerai Baskara Mahendra, apa itu?