Bukan efek langsung, ini korelasi Covid-19 sebabkan bopeng di wajah seperti yang diucapkan doktif

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 02:11 WIB
Ilustrasi bopeng karena bekas jerawat - ramai Doktif sebut rawat pasien COVID-19 bikin bopeng (Pixabay)
Ilustrasi bopeng karena bekas jerawat - ramai Doktif sebut rawat pasien COVID-19 bikin bopeng (Pixabay)

GENMILENIAL.ID - Dokter Detektif atau Doktif, dokter sekaligus influencer kesehatan kena nyinyir salah satu asisten Shella Saukia yang tengah berselisih dengannya.

Asisten bos skincare itu mengatakan kalau ia akan memanggil Doktif sebagai ‘Dokter Bopeng.’

“Sekarang aku resmi panggil dia Dokter Bopeng karena mukanya memang bopeng, ini fakta lho,” ujar asisten Shella Saukia yang dipanggil Panda pada Jumat, 17 Januari 2025.

Doktif kemudian menjawabnya dengan mengatakan kalau bopeng itu ia miliki usai merawat pasien Covid-19.

Baca Juga: Presiden Donald Trump kritik penanganan kebakaran Los Angeles yang dinilai lamban: Buat Amerika terlihat lemah

“Ini bopeng karena ngurusin pasien Covid,” jawab Doktif pada video tersebut.

Doktif disindir sesama dokter, ungkap baru tahu Covid-19 menyebakan bopeng

Setelah ramai video Doktif ini, Dokter Eka Ananda yang merupakan dokter kecantikan membuat konten dengan mengatakan keraguannya tentang Covid-19 yang bisa menyebabkan bopeng di wajah.

“Ilmu baru, bisa bopeng kalau ngurusin pasien Covid,” tulis caption pada videonya.

Setelah video tersebut viral, dokter influencer lainnya yaitu Dokter Ayman Alatas juga speak up tentang bagaimana korelasi Covid-19 bisa membuat bopeng di wajah.

Baca Juga: DPR RI minta batasan yang jelas terkait rencana pembatasan penggunaan media sosial untuk anak

Video TikTok yang diunggah pada Minggu, 19 Januari 2025, Dokter Ayman kembali mengingat saat masa Covid-19 yang membuat para nakes harus menggunakan masker yang lama dan berlapis.

“Tau kan bagaimana kemungkinan terjadinya jerawat di kondisi pakai masker yang seketat itu, risikonya jauh lebih besar, pasti tenaga kesehatan pahamlah secara teoritis,” kata Dokter Ayman.

Karena kulit lembap bisa mengakibatkan jerawat yang menimbulkan scars atau luka dan menjadi bopeng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X