Baca Juga: Jangan malas, ini 7 manfaat membersihkan wajah sebelum tidur
Ketegangan pada otot punggung, bahu, dan leher menjadi keluhan umum yang sering dialami pekerja kantor.
Selain itu, tulang belakang yang tidak didukung dengan baik saat duduk bisa menyebabkan nyeri punggung kronis.
4. Gangguan mental
Selain masalah fisik, duduk terlalu lama juga berdampak pada kesehatan mental.
Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari berkaitan erat dengan peningkatan risiko gangguan kecemasan dan depresi.
Kurangnya aktivitas fisik mengurangi produksi endorfin, hormon yang berperan penting dalam meningkatkan suasana hati.
Baca Juga: Rahasia alami untuk kulit bersinar, seperti ini manfaat masker kunyit bagi kesehatan kulit
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa menyebabkan penurunan kualitas hidup.
5. Peningkatan risiko kanker
Mengejutkan, namun nyata. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak duduk dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker usus besar, payudara, dan rahim.
Teori yang mendasarinya adalah bahwa kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan perubahan hormon, resistensi insulin, dan peradangan semua faktor yang dapat berkontribusi pada perkembangan sel kanker.
6. Risiko diabetes tipe 2
Tak hanya jantung dan berat badan, duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Sebuah studi di Inggris mengungkap bahwa waktu duduk yang berlebihan dikaitkan dengan meningkatnya kadar gula darah dan resistensi insulin, yang merupakan tanda awal dari penyakit ini.
Artikel Terkait
Hindari, empat posisi duduk ini bisa membahayakan kesehatan
jangan malas, ini 8 manfaat naik tangga buat kesehatan
Selain lezat, ini 8 manfaat konsumsi jamur tiram bagi kesehatan
7 Penyebab sakit punggung yang sering terabaikan
Yuk intip keseruan iShowSpeed saat berkunjung ke Bali
Kasus meninggalnya karyawan EY cerminkan kelelahan bekerja rawan memicu kematian
Ratusan petani Desa Manyingsal geruduk kantor BPN Subang, ada apa?