khazanah

Zakat jadi instrumen keadilan sosial, BAZNAS Subang dorong perluasan manfaat di luar ASN

Jumat, 24 April 2026 | 15:54 WIB
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. Ahmad Sukandar menyampaikan paparan dalam kegiatan 100 hari kinerja BAZNAS Subang, menegaskan peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial bagi masyarakat, Kamis, 23 April 2026 (Dok. Istimewa)

Baca Juga: 2 Kapal kargo MSC di Selat Hormuz digeruduk pasukan bertopeng, AS sebut aksi perompakan

“BAZNAS hadir menjadi solusi di tengah keterbatasan APBN dan APBD. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terjangkau oleh pemerintah, di situlah peran zakat menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan zakat yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Zakat yang dikelola dengan baik akan kembali kepada masyarakat. Karena itu, kepercayaan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Dorong perluasan zakat di luar ASN

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyoroti potensi besar zakat di Kabupaten Subang yang masih didominasi oleh zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Puluhan siswa SD di Jeneponto dilarikan ke puskesmas usai santap MBG, diduga ikan tak layak konsumsi

Ia mendorong agar ke depan sektor swasta dapat lebih aktif menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya semakin luas.

“Saat ini zakat profesi masih didominasi ASN. Ke depan, kami berharap perusahaan-perusahaan di Subang dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan berbagai pihak menjadi kunci dalam membangun sistem sosial yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah UPZ tingkat kecamatan yang dinilai berkontribusi dalam penghimpunan zakat, serta ditutup dengan peluncuran Buku Fiqih Zakat Kontemporer.***

Halaman:

Tags

Terkini