Namun, menurut dia, pelaksanaan kedua fungsi tersebut perlu ditopang kondisi anggaran yang sehat dan kredibel.
“APBN kita terus arahkan supaya terus menumbuhkan, APBN melindungi, namun APBN juga kredibel dan sehat untuk menjalankan perannya menumbuhkan dan melindungi tersebut,” katanya.
Pemerintah sebelumnya bersama DPR telah menyepakati berbagai sasaran pembangunan dalam APBN 2027.
Selain lapangan kerja dan tingkat pengangguran, sasaran tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, rasio Gini, serta sejumlah indikator kesejahteraan lainnya.
Danantara ikut dilibatkan
Dalam upaya memperluas kesempatan kerja, pemerintah juga akan bekerja sama dengan Danantara.
Suahasil mengatakan, lembaga tersebut telah mulai melihat peluang investasi serta pengembangan produksi barang dan jasa yang dapat menyerap tenaga kerja.
“Kami akan bekerja dengan Danantara untuk secara spesifik melihat ruang-ruang investasi, serta ruang untuk menyerap tenaga kerja,” ujar Suahasil.
Kementerian Keuangan, menurut dia, akan berkoordinasi dengan kementerian lain untuk mendukung kegiatan ekonomi tersebut.
Pada saat yang sama, pemerintah tetap menjaga kemampuan APBN dalam menjalankan fungsi untuk mendorong pertumbuhan dan melindungi masyarakat.
Investasi menjadi salah satu hal yang didorong pemerintah untuk memperluas aktivitas ekonomi. Pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan ekspor ke pasar dunia.
Dorong investasi dan ekspor
Suahasil menilai kondisi perekonomian domestik menjadi salah satu modal untuk terus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekspor.