GENMILENIAL.ID – Harga mobil listrik berpeluang lebih murah seiring perkembangan industri baterai kendaraan listrik (EV) yang terus digenjot, termasuk mulai beroperasinya pabrik baterai PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat.
Pabrik tersebut menjadi salah satu fasilitas produksi baterai kendaraan listrik yang berkembang di Indonesia.
CATIB merupakan perusahaan patungan antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan CBL, anak usaha produsen baterai asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
Baca Juga: Butuh 1.000 meter kubik air per hari, Karawang jajaki pasokan dari SPAM Ciasem-Blanakan Subang
Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif mengatakan, fasilitas produksi CATIB di Karawang telah beroperasi sejak Juli 2026.
Selain memproduksi baterai kendaraan listrik, fasilitas tersebut juga menghasilkan sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS).
“Sekarang kondisinya sudah seperti ini, jadi sudah memang sudah beroperasi sejak bulan Juli (2026),” kata Farhan di Energy Building, Jakarta, 14 September 2026.
“Produknya sebagian untuk kendaraan listrik dan sebagian lagi untuk BESS, Battery Energy Storage System,” tambahnya.
Baca Juga: Kapolsek Binong tekankan disiplin pelajar, taat aturan hingga waspada kecelakaan
Perkembangan pabrik baterai EV di Indonesia
Pabrik CATIB menjadi fasilitas baterai EV terbesar kedua di Indonesia setelah PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang yang mulai beroperasi dan diresmikan pada Juli 2024.
Indonesia sendiri tengah membangun ekosistem pabrik baterai EV terintegrasi yang diklaim terbesar di Asia.
Pengembangan tersebut didukung oleh ketersediaan bahan baku utama komponen baterai, salah satunya nikel.
Perkembangan kapasitas produksi baterai tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang membuat masa depan harga kendaraan listrik menarik untuk dicermati.