Baca Juga: Respon Istana soal demo ricuh 25 Agustus: Aspirasi tetap dijamin, tapi jangan merusak
Dalam proses negosiasi, Indonesia juga menawarkan investasi besar di AS, termasuk rencana pembelian minyak mentah, LPG, pesawat, hingga produk pertanian.
Airlangga optimistis, kemajuan negosiasi dengan AS dan Uni Eropa akan memperkuat kepercayaan investor global.
“Investor mencari kepastian, dan Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan kepastian global,” katanya.
Dorong pertumbuhan ekonomi 5,4 persen.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan kesepakatan ini dapat mendorong proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026.
Baca Juga: Soal Wamenaker baru pengganti Immanuel Ebenezer, begini kata Prabowo
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, bahkan menargetkan negosiasi selesai sebelum 1 September 2025.
“Kalau kita lihat, tarif resiprokal 19 persen itu cukup bagus di kawasan ASEAN. Bahkan lebih kecil dari beberapa negara seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand,” tandas Budi.***