Baca Juga: DPRD Subang setujui Perubahan APBD 2025, PAD naik Rp143,5 miliar
“Potensi PHK di sektor hulu relatif kecil dan masih bisa dimitigasi melalui optimalisasi serapan lokal. Tetapi jika beban tarif tinggi diterapkan, ini bisa jadi tragedi nasional,” tegasnya.
Dorong sinergi
Kemenperin menekankan pertumbuhan industri tekstil di kuartal I dan II 2025 yang masih di atas 4 persen harus dijaga melalui sinergi semua pihak.
“Kami berharap asosiasi dapat melihat kebijakan pemerintah secara objektif,” pungkas Febri.***