karir-bisnis

Subang punya KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan, Dirut Perumda TRS optimis BUMD bisa ambil peran dalam tingkatkan PAD 

Jumat, 31 Januari 2025 | 21:20 WIB
Dirut Perumda TRS, Lukman Nurhakim saat berikan sambutan pada perayaan HUT Perumda TRS ke-44

GENMILENIAL.ID - Hadirnya dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yakni KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan di Kabupaten Subang menjadi peluang besar bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang.

Bahkan kehadiran dua KEK tersebut diperkirakan akan membawa investasi sebesar Rp200 triliun dan diproyeksikan akan menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan baik bagi masyarakat lokal atau pendatang.

Direktur Utama PT Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim sangat optimis kalau BUMD nya bisa mengambil peran sebagai mitra strategis dalam pendistribusian air bersih dengan target 20 persen dari dua kawasan tersebut.

Baca Juga: Polres Subang amankan dua gadis pelaku pembunuhan pria disabilitas di Kecamatan Pusakanagara, salah satunya masih dibawah umur

"Kami sudah ada kesepakatan dengan PT Wahana untuk suplai air bersih, tinggal dengan PT Aneka Bumi Cipta yang masih dalam penjajakan," ucap Lukman kepada awak media belum lama ini.

Ia juga menegaskan bahwa kawasan Suryacipta juga sangat berpotensi dalam menjalin kerja sama dengan Perumda Tirta Rangga (TRS) mengingat BUMD tersebut juga saat ini tengah menyiapkan infrastruktur.

"Kawasan Suryacipta berpotensi menjalin kerja sama dengan Perumda Tirta Rangga Subang (TRS)," ungkapnya.

Kata Lukman, Perusahaan plat merah yang saat ini sedang dipimpinya bukan sekedar BUMD dengan modal kecil karena sudah ada calon investor yang sangat siap untuk berinvestasi.

Baca Juga: Demi cegah banjir, Pemprov Jakarta lakukan modifikasi cuaca, bagaimana prosesnya?

"Perumda TRS bukan sekadar BUMD dengan modal kecil, karena ada calon investor yang siap berinvestasi," terangnya.

Lukman juga menjelaskan bahwa bermitra dengan BUMD dalam proyek nasional di Kabupaten Subang tentunya akan memberikan kontribusi signifikan bagi PAD, menurutnya para pelaku industri di Subang harus memiliki mindset bisnis yang matang.

"Pelaku industri di Subang perlu memiliki mindset bisnis yang matang," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Patimban disuplai air bersih dengan kapasitas 6 liter per detik, namun dalam mendukung KEK tentunya kapasitas tersebut tidak mencukupi dan akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 200 liter per detik.

Baca Juga: Menyoroti keramaian libur Imlek 2025, cerminkan fenomena 'lipstick effect': Daya beli lesu tapi banyak warga yang liburan

Halaman:

Tags

Terkini