Arah penggunaan dana hasil divestasi Kestrel Coal Group kini menjadi bagian dari strategi Grup Adaro dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Dana sekitar Rp12,6 triliun tersebut tidak hanya menjadi tambahan kas perusahaan.
Grup Adaro juga mengalokasikannya untuk pengembangan bisnis di dalam negeri, pembayaran dividen, serta pelunasan sebagian pinjaman grup.
Baca Juga: Indonesia juara ASEAN Cup, evolusi taktik John Herdman disorot
Bagi Boy Thohir, membawa kembali modal dari Australia ke Indonesia berkaitan dengan pandangannya mengenai keberadaan bisnis yang dibangun di Tanah Air.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya Grup Adaro mengarahkan kembali hasil investasi untuk memperbesar aktivitas usaha di Indonesia.
Di saat yang sama, langkah itu juga dikaitkan dengan upaya membangun bisnis, membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat ekonomi di dalam negeri.***
Artikel Terkait
Telisik geliat RI bangun bank emas, begini kata Menteri BUMN Erick Thohir hingga pegadaian jadi 'bullion' pertama di tanah air
Alasan Erick Thohir tunjuk Ifan Seventeen jadi Dirut PT Produksi Film Negara: Butuh pemimpin muda
PT Alamtri Resources Indonesia buka bersama 1.000 anak yatim, Garibaldi Thohir: Melihat mereka bahagia, sangat menyentuh
Erick Thohir: Pegawai bank BUMN pensiun dini bisa jadi manajer di Kopdes Merah Putih
Prabowo panggil Erick Thohir bahas diskon transportasi nasional untuk libur sekolah
Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI
Menteri PKP dorong KUR Perumahan di Subang: Negara tak boleh kalah dari rentenir