Perkuat tata kelola, IFG dorong transformasi asuransi berbasis kepentingan nasabah

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:13 WIB
Indonesia Financial Group (IFG) mendorong pendekatan bisnis yang berorientasi pada nasabah (customer centricity) serta memastikan transformasi berkelanjutan di industri asuransi nasional (Dok. IFG)
Indonesia Financial Group (IFG) mendorong pendekatan bisnis yang berorientasi pada nasabah (customer centricity) serta memastikan transformasi berkelanjutan di industri asuransi nasional (Dok. IFG)

GENMILENIAL.ID — Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama untuk mendorong layanan berbasis nasabah (customer centricity) serta memastikan keberlanjutan transformasi industri asuransi nasional.

Sebagai holding BUMN sektor asuransi, IFG menilai bahwa kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui penerapan tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel.

Prinsip tersebut menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan dan proses bisnis yang dijalankan di seluruh entitas IFG Group.

Baca Juga: Akses warga Cibogo akhirnya terbuka, jalan Majasari–Cinangsi diresmikan Bupati Subang

Tata kelola jadi fondasi pelayanan berbasis nasabah

IFG menekankan bahwa pelayanan yang andal dan perlindungan nasabah yang berkelanjutan tidak dapat dilepaskan dari penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang konsisten.

Penguatan tata kelola dilakukan melalui penataan proses bisnis yang terintegrasi, penguatan sistem pengendalian internal, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin di seluruh lini usaha.

Langkah ini bertujuan memastikan setiap pengembangan produk, layanan, maupun kerja sama bisnis selalu berpijak pada kepentingan nasabah, sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman dalam jangka panjang.

Baca Juga: Soroti upah guru honorer tak sampai UMR, Ferry Irwandi sebut ada yang digaji Rp60 ribu per bulan

Budaya kerja dan transformasi SDM jadi fokus

Selain aspek tata kelola, IFG juga mendorong keselarasan budaya kerja di seluruh entitas dengan menempatkan nasabah sebagai pusat pengambilan keputusan.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan sistem layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan layanan yang konsisten, andal, serta adaptif terhadap perubahan dinamika industri keuangan dan asuransi.

Baca Juga: Perjuangan warga Dusun Sarah Raja Aceh Utara, dua bulan pascabanjir masih tanpa listrik dan air bersih

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X