Model ini mencakup lini pertama sebagai pemilik risiko, lini kedua yang menjalankan fungsi manajemen risiko dan kepatuhan, serta lini ketiga yang berperan sebagai audit internal.
Baca Juga: Diduga usai santap menu MBG, 28 santri ponpes di Jombang dilarikan ke rumah sakit
Melalui koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi antar lini tersebut, pengelolaan TJSL diharapkan berjalan lebih terintegrasi dan selaras dengan tujuan organisasi.
Forum diskusi ini juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik antara regulator, holding, dan entitas anak dalam penerapan GRC pada program TJSL di lingkungan BUMN.
Melalui FGD Series #3 ini, IFG menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko pada seluruh aspek, termasuk TJSL sebagai bagian dari peran strategisnya di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Bela Negara 2025, IFG teguhkan transformasi dan pelayanan publik
Libur Natal berlangsung, IFG optimalkan perlindungan masyarakat sambut tahun baru 2026
Lima tahun berdiri, IFG Corporate University raih akreditasi global EFMD CLIP
Perkuat tata kelola, IFG dorong transformasi asuransi berbasis kepentingan nasabah
IFG tancap gas transformasi bisnis 2026, fokus perkuat layanan publik dan customer centricity
Transformasi digital IFG catat 500 ribu pengguna, One by IFG perluas akses layanan keuangan terintegrasi
Dukung peran pers, IFG gelar pameran foto jurnalistik nasional di Jakarta