“Forum BUMDes ini ada tiga korwil, korwil pertama itu selatan, korwil kedua itu tengah dan timur, dan korwil ketiga nanti di utara atau Pantura. Mungkin nanti minggu depan akan dilaksanakan di Pamanukan,” katanya.
Baca Juga: Viral siswa di Bima buang paket MBG diduga basi, SPPG sebut Itu aroma pisang barongko
Bangun kolaborasi dengan akademisi dan praktisi hukum
Urip juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan praktisi hukum dan akademisi agar pengelolaan BUMDes berjalan secara profesional dan sesuai aturan.
Menurutnya, edukasi hukum perlu terus diberikan kepada para direktur BUMDes agar mereka memahami batasan serta regulasi dalam menjalankan usaha desa.
“Kerja sama dengan praktisi hukum tentunya agar teman-teman direktur BUMDes se-Kabupaten Subang saat menjalankan tugasnya tidak lepas dari aturan hukum. Edukasi dari praktisi hukum penting supaya mereka mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” jelasnya.
Selain itu, kerja sama dengan akademisi juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas manajerial para pengelola BUMDes, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan akuntansi.
Baca Juga: Viral paket bundling MBG 3 hari di Blora, ini penjelasan kebijakannya
“Dengan praktisi pendidikan atau akademisi kita bekerja sama bagaimana teman-teman direktur BUMDes bisa mengelola dan memanajemen apa yang didapat, baik dari anggaran desa, CSR, maupun sumber lain. Ini tentu membutuhkan disiplin ilmu terkait manajemen keuangan dan akuntansi,” tambahnya.
Pemda Subang siap terima rekomendasi penguatan BUMDes
Sementara itu, Kepala Dispemdes Kabupaten Subang H. Hidayat menyambut baik kegiatan yang difasilitasi oleh Forum BUMDes tersebut.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah daerah terkait penguatan peran BUMDes dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
“Kami mengharapkan dengan pertemuan yang difasilitasi oleh forum ini nanti ada rekomendasi-rekomendasi kepada pemerintah apa yang harus diperbaiki dan apa yang diharapkan. Kami tentu sangat terbuka untuk itu,” ujar Hidayat.
Baca Juga: Gus Miftah: MBG program baik, yang perlu diperbaiki cara pengelolaannya
Menurutnya, perkembangan BUMDes menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong kemandirian ekonomi desa agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah.
Artikel Terkait
Rangkaian HUT Bhayangkara ke-78, Kapolres Subang resmikan sumur bor dan bagikan bansos di Desa Sidajaya
Rapat kerja Forum BUMDES Subang bahas pengembangan potensi dan SDM
Forum BUMDES Subang dorong pemberdayaan lewat beasiswa, BPJS Kesehatan, stunting, dan UMKM
Forum BUMDES Subang bereaksi: Kasus Kalijati Timur harus disikapi bijak
Forum BUMDes Subang gandeng Kemendes PDT, dorong percepatan legalitas dan penguatan ekonomi desa
Wisata VW Safari Ciater hadir di Subang, jelajahi 10 UMKM dengan mobil klasik di Bukit Rindu
Pelatihan gratis dari Desa Sidajaya, LPK Balkondes Lembur Cigarukgak cetak SDM siap kerja untuk industri Subang