VinFast resmi beroperasi di Subang, Kang Rey pastikan serapan tenaga kerja lokal dan arah industri hijau

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 15 Desember 2025 | 23:35 WIB
Grand Opening Ceremony of VinFast Electric Vehicle Manufacturing Plant di Kecamatan Cibogo, Senin, 15 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Grand Opening Ceremony of VinFast Electric Vehicle Manufacturing Plant di Kecamatan Cibogo, Senin, 15 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

Dukungan pemerintah pusat untuk EV

Dari pemerintah pusat, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyampaikan bahwa peresmian pabrik VinFast mencerminkan komitmen kemitraan strategis internasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi berdirinya pabrik VinFast di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), terutama dengan dukungan sumber daya dan pasar domestik yang luas.

Baca Juga: Jembatan Bailey Teupin Mane mulai difungsikan, akses bantuan ke Bener Meriah kembali terbuka

“Indonesia masih perlu belajar dari Vietnam dalam pengembangan industri otomotif, dan VinFast menjadi contoh kolaborasi yang positif,” ujar Airlangga.

Komitmen serapan 70 persen tenaga kerja Subang

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa investasi besar seperti VinFast harus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi saat menghadiri Grand Opening Ceremony of VinFast Electric Vehicle Manufacturing Plant di Kecamatan Cibogo
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi saat menghadiri Grand Opening Ceremony of VinFast Electric Vehicle Manufacturing Plant di Kecamatan Cibogo (Dok. Istimewa)

“Dengan adanya VinFast, saya berharap manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Subang, baik dari sisi perekonomian maupun penyerapan tenaga kerja,” tegasnya.

Kang Rey mengungkapkan bahwa telah disepakati 70 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat Kabupaten Subang, sementara 30 persen lainnya untuk tenaga kerja dengan spesifikasi khusus.

Baca Juga: Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru

Selain itu, Pemkab Subang akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi di Subang agar lulusan lokal dapat langsung terserap di industri VinFast.

“Kami ingin lulusan perguruan tinggi di Subang punya akses langsung bekerja di sini. Ini bagian dari menyiapkan SDM lokal yang siap industri,” jelasnya.

Kawasan industri baru siap tumbuh

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X