Menkop Ferry Juliantono resmikan Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi jadi model penguatan ekonomi kelurahan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 10 Desember 2025 | 00:03 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono resmikan KKMP Tukangkayu di Banyuwangi sebagai model penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi modern, Selasa 9 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono resmikan KKMP Tukangkayu di Banyuwangi sebagai model penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi modern, Selasa 9 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

Pemkab Banyuwangi pun menyatakan siap mereplikasi model serupa di kelurahan lain.

Harga grosir hingga cashback 30 persen

Ketua KKMP Tukangkayu, Imam Maskun, menjelaskan bahwa koperasi mengembangkan skema simpan pinjam berbasis voucher belanja untuk memastikan manfaat ekonomi kembali ke anggota.

Baca Juga: Prediksi hujan lebat masih bayangi Sumatera Utara, BMKG jelaskan kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S

Ia menegaskan koperasi memaksimalkan potensi kelurahan yang dipenuhi UMKM dan toko kelontong dengan menghadirkan gerai sembako berharga grosir.

Bahkan Harga Pokok Penjualan (HPP) disebut lebih murah dari grosir umum.

“Kami memprioritaskan gerai sembako dengan harga grosir. Ditambah cashback BTN hingga 30 persen untuk pembelian minimal Rp25 ribu melalui QRIS, autodebet, atau EDC. Ada juga promo BNI dengan diskon sampai 50 persen lewat pembayaran QRIS,” jelasnya.

Ke depan, koperasi menyiapkan pengembangan usaha berbasis Inpres Nomor 9 Bab 15, termasuk menjadi penyangga MBG agar ekosistem pasokan bahan baku terhubung secara menyeluruh.

Baca Juga: Seorang ibu di Aceh Utara kehilangan suami dan putra bungsunya saat banjir bandang, sisakan kenangan sebuah foto kecil

Dipro­yeksikan jadi pusat distribusi baru

Melalui kolaborasi dengan BTN, BNI, Bulog, Pertamina, serta perusahaan daerah, KKMP Tukangkayu diproyeksikan menjadi pusat distribusi sembako, LPG 3 kg, kebutuhan pokok, sekaligus wadah pemasaran produk UMKM.

Menkop Ferry berharap Banyuwangi menjadi rujukan nasional dalam tata kelola koperasi modern.

“Ketika masyarakat diberi akses usaha, permodalan, dan pelatihan, koperasi bisa menjadi motor ekonomi lokal. Kita produksi sendiri, jual sendiri, dan biayai sendiri. Itulah kedaulatan ekonomi,” tegasnya.

Peluncuran KKMP Tukangkayu menjadi tonggak penting bagi penguatan ekonomi kelurahan melalui koperasi yang lebih transparan, modern, dan berbasis digital.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X