Nasib stok beras pemerintah: Mentan Amran akui 29 ribu ton rusak, Presiden siapkan Rp5 triliun untuk bangun gudang bulog

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 11:39 WIB
Mentan Andi Amran tanggapi laporan Bapanas soal beras turun mutu atau rusak (Instagram/a.amran_sulaiman)
Mentan Andi Amran tanggapi laporan Bapanas soal beras turun mutu atau rusak (Instagram/a.amran_sulaiman)

Terkait beras rusak, Amran menjelaskan bahwa pihaknya tengah memeriksa kualitasnya secara menyeluruh. Jika dinyatakan tidak layak konsumsi, maka beras tersebut akan diolah menjadi pakan ternak.

“Nah, 29 ribu ton beras ini kita cek, kalau tidak layak, digunakan untuk pakan ternak. Itu kan tidak nol. Sekarang rusak karena stoknya besar,” kata Amran.

Baca Juga: Wacana pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan menguat, perlu payung hukum dan kesadaran peserta

Kebijakan serupa juga disampaikan oleh Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, yang memastikan proses reprocessing dilakukan sebelum memutuskan nasib beras rusak tersebut.

“Kami bersihkan, kami cuci ulang, lalu uji laboratorium. Kalau layak, dikonsumsi masyarakat, kalau tidak layak, jadi pakan ternak,” jelas Ahmad pada 2 Oktober 2025 lalu.

Optimisme menuju swasembada beras 2025

Mentan Amran menegaskan bahwa situasi ini tidak akan menggoyahkan target pemerintah menuju swasembada beras nasional.

Ia menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras tahun 2025 sudah mencapai 33,1 juta ton, dan diproyeksikan menembus 34 juta ton di akhir tahun.

Baca Juga: Mendagri soroti pemborosan anggaran daerah: Rapat berulang, dinas fiktif, dan lemahnya pengawasan

“Mudah-mudahan tidak ada iklim ekstrem, kita swasembada dan tidak impor lagi,” ujar Amran optimis.

Target ini bahkan lebih cepat dari rencana awal Presiden Prabowo yang menargetkan swasembada dalam empat tahun setelah 2024.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X