GENMILENIAL.ID – Perkembangan teknologi finansial di Indonesia kian pesat, salah satunya ditandai dengan hadirnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Sistem pembayaran digital ini memungkinkan masyarakat bertransaksi cukup dengan memindai kode QR, sehingga lebih cepat, aman, dan efisien.
Memudahkan transaksi sehari-hari
Dengan QRIS, pembayaran bisa dilakukan mulai dari warung kecil hingga pusat perbelanjaan besar tanpa perlu membawa uang tunai.
Hanya dengan aplikasi dompet digital atau mobile banking, transaksi selesai dalam hitungan detik.
Baca Juga: Lampu LED mobil dan motor, tren aksesori hemat energi yang kian diminati
Beberapa platform populer seperti OVO, Dana, dan GoPay sudah terintegrasi dengan QRIS untuk mempermudah pengguna.
Mendorong inklusi keuangan
QRIS juga memberi manfaat besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
Dengan biaya transaksi rendah, mereka bisa menerima pembayaran digital secara resmi tanpa harus membuka banyak akun di berbagai bank atau aplikasi.
Langkah ini dinilai mendorong pertumbuhan ekonomi digital sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal di Indonesia.
Baca Juga: Kemenhut tertibkan 360 hektare sawit ilegal di Taman Nasional Gunung Leuser
Risiko dan tantangan
Meski praktis, QRIS tetap memiliki tantangan. Literasi digital masyarakat yang belum merata, isu keamanan data, hingga keterbatasan jaringan internet di beberapa daerah masih menjadi pekerjaan rumah.
Artikel Terkait
Maraknya judi online, Menko Polhukam : Transaksi triwulan pertama 2024, tercatat Rp100 triliun
Selama tahun 2024, PPATK catat transaksi judi online capai Rp600 triliun
Budi Said dituntut 16 tahun penjara dan bayar uang pengganti Rp1,08 triliun di kasus transaksi emas
Wapres Gibran soroti kemudahan transaksi lewat QRIS: Dulu pedagang repot cari kembalian
Transaksi judi online anjlok 70 persen, PPATK bongkar 30 juta rekening dormant dan temuan dana bansos nyasar
Transaksi QRIS antarnegara tembus Rp1,66 triliun hingga Juni 2025, wisata jadi pendorong utama
Aplikasi Byond BSI error, nasabah keluhkan transaksi tertahan hingga pilih tutup rekening