GENMILENIAL.ID - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mencatat bahwa transaksi keuangan yang paling mencurigakan adalah judi online.
Bahkan perputaran uang dari judi online tersebut mencapai angka Rp600 triliun padakuartal pertama 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Humas PPATK, Natsir Kongah pada sebuah diskusi daring 'Mati Melarat Karena Judi' pada Sabtu, 15 Juni 2024.
"Di semester satu ini yang seperti disampaikan Pak Kepala PPATK Ivan Yustiavandana itu nembus angka Rp600 triliun lebih pada kuartal pertama 2024," kata Natsir Kongah dikutip dari PMJNews pada Minggu, 16 Juni 2024.
Ia juga mengatakan bahwa angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, pada tahun 2021 terdeteksi perputaran judi online hanya Rp57 triliun.
Kemudian pada tahun 2022, angkanya naik menjadi Rp81 triliun dan di tahun 2023 melonjak sebesar Rp327 triliun.
"Angka akumulasi perputaran judi online ini dari waktu ke waktu terus meningkat," ujarnya.
Natsir juga menjelaskan bahwa temuan perputaran uang dari judi online menjadi yang paling besar dibandingkan keseluruhan laporan transaksi keuangan yang telah diterima oleh PPATK, termasuk soal korupsi.
"Itu (judi online) sampai 32,1 persen. Kalau misalnya penipuan di bawahnya ada 25,7 persen. Lalu kemudian tindak pidana lain 12,3 persen, korupsi malah 7 persen," terangnya.
Besarnya angka tersebut, lanjut Natsir judi online sudah sangat meresahkan masyarakat.
Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut membentuk Satgas Pemberantasan Judi Online.
"Harapannya, satgas ini tentu penekanan pencegahan terkait judi ini bisa efektif dilakukan," tukasnya.
Artikel Terkait
Operasi pekat, Polres Subang berantas penyakit masyarakat dan amankan para pelaku judi
Tidak heran semakin banyak penjual online, ternyata seperti ini keuntungan yang mereka dapat...
Dibentuk September 2023, Satgas P3GN Polri telah menangkap 11.828 tersangka narkoba
Maraknya judi online, Menko Polhukam : Transaksi triwulan pertama 2024, tercatat Rp100 triliun
Banyak titipan gak jelas, Disdikbud Subang launching aplikasi PPDB online, Pj Bupati : Tidak dipungut biaya, ada yang macam-macam lapor ke saya
Pemerintah membentuk satgasus untuk melakukan pemberantasan judi online
8 Tips efektif untuk menghilangkan kecanduan judi online