Saat inflasi tinggi, harga emas biasanya ikut terkerek, membuatnya efektif sebagai pelindung nilai kekayaan.
Kini, membeli emas semakin mudah lewat berbagai platform, misalnya Galeri 24, anak perusahaan PT Pegadaian, yang menyediakan layanan pembelian emas fisik maupun digital.
Baca Juga: 7 Kesalahan finansial warga kelas menengah yang bikin sulit kaya
Sesuaikan dengan tujuan finansial
Pemilihan instrumen tergantung pada tujuan dan profil risiko. Bank lebih unggul untuk kebutuhan likuid dan jangka pendek.
Emas lebih cocok untuk tujuan jangka menengah hingga panjang yang mengutamakan perlindungan nilai.
Banyak ahli keuangan menyarankan kombinasi keduanya, simpan sebagian dana di bank untuk kebutuhan cepat, dan investasikan sebagian lagi di emas untuk melawan inflasi.
Pada akhirnya, tidak ada pilihan mutlak yang salah. Yang terpenting adalah konsistensi dan disiplin dalam mengelola uang, sehingga kekayaan bisa tumbuh meski tantangan ekonomi datang silih berganti.***
Artikel Terkait
Telisik geliat RI bangun bank emas, begini kata Menteri BUMN Erick Thohir hingga pegadaian jadi 'bullion' pertama di tanah air
Penukaran uang lebaran 2025 dari Bank Indonesia sudah dibuka, begini jadwal dan tutorial cara pemesanannya
Jawab soal IHSG anjlok, Menteri UMKM pastikan bukan imbas dari program hapus utang di Bank BUMN
Bank OCBC siap bantu UMKM dan individu, soal kesehatan finansial hingga perkuat transformasi digital
Erick Thohir: Pegawai bank BUMN pensiun dini bisa jadi manajer di Kopdes Merah Putih
OJK Soroti dana kelola BPI Danantara sebagai pemegang saham bank BUMN
Bank nasional dan daerah pastikan dana nasabah aman di tengah penataan rekening dormant