BMW X3 juga dinilai belum sepenuhnya inovatif dalam aspek fitur asisten berkendara.
Baca Juga: Gudang narkoba jaringan Thailand digerebek di Medan, 4 tersangka ditangkap dan 26 kg sabu disita
Beberapa teknologi seperti Driving Assistant dan Parking Assistant memang sudah standar, tetapi bukan hal baru di kelasnya.
“Pendekatan desain mengambil inspirasi dari SUV listrik BMW iX, namun tak banyak membawa perbedaan kecuali tampilan visual,” tulis ulasan tersebut.
Antara favorit dan kritik
Meski mendapat gelar favorit, publik dan calon pembeli disarankan tetap mempertimbangkan secara cermat kelebihan dan kekurangan BMW X3.
Gelar di ajang pameran belum tentu mencerminkan kualitas keseluruhan yang dibutuhkan konsumen untuk jangka panjang.***
Artikel Terkait
Mobil Lexusnya disoroti karena nunggak pajak sampai Rp40 juta, Dedi Mulyadi beri alasan ini
Mobil tak kunjung selesai diperbaiki, pengguna Ioniq 5 kritik Hyundai: Promosi gencar tapi after-sales mengecewakan
Xpeng G6: Janji manis mobil listrik CBU Rp599 juta, siapkah hadapi realitas pasar Indonesia?
Penjualan mobil Hybrid melemah di Mei 2025, momentum elektrifikasi otomotif RI kian rapuh?
Wuling Air EV terbakar di Bandung, netizen geruduk Instagram resmi: Mobil listrik kebakar tuh, min!
Perbandingan baterai NCM dan LFP jadi sorotan di tengah keraguan warga beli mobil listrik
Viral Porsche 718 Cayman lecet diserempet truk, ini plus minus mobil mewah Rp3 miliar