Ia tak hanya ingin paham teori tata negara, tapi juga ingin merasakan bagaimana teori itu dijalankan di dunia nyata.
“Keilmuan saya cocok, karena latar belakang saya tata negara. Jadi saya ingin mengaplikasikan itu, nggak cuma teori,” ucapnya.
Keputusan itu berbuah hasil. Pada Pemilu 2009, H. Oom terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Subang dari Dapil 1, satu-satunya kursi yang berhasil diraih PPP saat itu. Prestasi tersebut pun berlanjut hingga periode kedua 2014–2019.
Sebagai politisi, H. Oom dikenal santun dan tidak berisik. Ia membawa nilai-nilai dari tanah kelahirannya, tenang, bersahaja, tapi mengakar.
Baca Juga: Prabowo luncurkan tema HUT ke-80 RI: Rakyat sejahtera jadi tolak ukur kemerdekaan sejati
Tak heran jika di tubuh DPC PPP Kabupaten Subang, ia kini dipercaya menjabat sebagai Ketua, memimpin partai warisan para karuhun yang pernah berjaya di era yang lebih dulu.
Bagi H. Oom, politik bukan sekadar ruang kontestasi, tapi juga ruang pengabdian.
“PPP mungkin partai kecil di Subang, tapi kami punya akar sejarah dan semangat besar. Politik itu bukan hanya soal kekuasaan, tapi soal niat dan kontribusi," tuturnya.***
Artikel Terkait
Mayjen Deddy Suryadi, mantan ajudan Presiden Jokowi resmi jabat Pangdam Jaya
Forum BUMDES Subang dorong pemberdayaan lewat beasiswa, BPJS Kesehatan, stunting, dan UMKM
AKBP Ariek serahkan kepemimpinan Kapolres Subang kepada AKBP Dony Eko Wicaksono
AKBP Dony Eko Wicaksono resmi jabat Kapolres Subang, tegaskan komitmen lanjutkan program strategis nasional
Penunjukan 24 calon Dubes oleh Prabowo, Istana: Ada banyak pertimbangan strategis
Istana tegaskan Indonesia tak mundur dari BRICS meski dihantui ancaman tarif tambahan AS
Wakapolres Subang pimpin pengecekan senpi, tegaskan disiplin dan tanggung jawab personel